Launching Perpustakaan Sebagai Salah Satu Program Unggulan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar angkatan 63 bersama masyarakat setelah melakukan Launcing perpustakaan di Masjid Raudhatul Mujtahidin Dusun Kama Kaco Desa Campurjo Kecamatan Wonomulyo, Sabtu (28/03/2020).

Washilah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar angkatan 63 melakukan launching perpustakaan di Masjid Raudhatul Mujtahidin Dusun Kama Kaco Desa Campurjo Kecamatan Wonomulyo, Sabtu (28 Maret 2020).

Launching perpustakaan Masjid ini dihadiri oleh seluruh Mahasiswa KKN posko 8, tokoh masyarakat, remaja Masjid, santri TPA dan Imam Masjid Raudhatul Mujtahidin.

Dari sebelas program kerja yang telah disepakati, pengadaan perpustakaan adalah salah satu program kerja unggulan mahasiswa KKN angkatan 63 di Desa Campurjo.

Salah satu mahasiswi KKN, Riska Devi mengatakan bahwa program kerja pengadaan perpustakaan di Masjid mendapat tanggapan positif dari masyarakat Dusun Kama Kaco. Ia mengharapkan dengan adanya fasilitas buku, waktu anak-anak bisa diluangkan untuk membaca.

“Karena dengan adanya fasilitas buku, semoga waktu anak-anak bisa sedikit kurang main handphone, karena sudah ada buku bacaan. Jumlah koleksi buku yang terkumpul sebanyak ± 200 jenis buku, yang didapatkan dari penggiat literasi yang ada di Kabupaten Polman dan Majene,” ujarnya.

Selain itu salah satu remaja Masjid Raudhatul mujtahidin, Anca menuturkan sangat bangga dengan adanya program dari mahasiswa KKN.

“Kami sangat bangga, dan Insya Allah saya dan  teman-teman remaja Masjid Raudhatul Mujtahidin akan melanjutkan apa yang sudah kakak lakukan selama ada di lokasi KKN, khususnya mengelolah perpustakaan ini,” ujarnya.

Mahmud selaku Ketua Pembangunan Masjid mengapresiasi program pengadaan perpustakaan, guna meningkatkan budaya minat baca masyarakat di Dusun Kama Kaco.

“Saya sangat apresiasi dengan program perpustakaan ini, karena dapat meningkatkan budaya baca bagi masyarakat dusun, khususnya anak-anak karena mereka adalah regenerasi yang akan melanjutkan semua di masa yang akan datang, makanya perlu dikuatkan memang bacaan bukunya,” pungkasnya.

Citizen report: Muh Didin Fakhruddin

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami