Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Lakukan Aksi 6 Tuntutan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar saat menggelar aksi 6 tuntutan kepada Birokrasi, Selasa (17/03/2020).

Washilah – Aliansi Mahasiswa UIN Alauddin Makassar melakukan aksi dengan membawa 6 tuntutan, berlangsung di depan Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar dan dilanjutkan di Kampus I UIN Alauddin Makassar, Selasa (17/03/2020).

Adapun beberapa tuntutan mahasiswa diantaranya menolak kenaikan tarif kantin, hadirkan fasilitas yang memadai, menolak larangan aktifitas malam, usut pembangunan rumah sakit UIN Alauddin, sikapi politik kenaikan jabatan, selesaikan masalah UKT semester IX ke atas.

Ketua Dema Universitas, Ahmad Aidil Fahri mengungkapkan aksi hari ini beranjak dari banyaknya masalah yang ada di UIN Alauddin Makassar.

“Aksi yang kita lakukan hari ini beranjak dari banyaknya permasalahan yang ada di UIN Alauddin Makassar yang sampai hari ini belum terselesaikan, dan juga karena tidak adanya gubris dari pimpinan makanya kami menyuarakan di jalan Sultan Alauddin Makassar,” paparnya.

Lanjut, ia mengungkapkan sebelumnya sudah melakukan dialog dengan pimpinan namun tidak ada hasil.

“Kami pernah melakukan dialog kepada pimpinan, namun lagi-lagi tidak ada hasil yang didapatkan dari hasil dialog tersebut,” ungkapnya.

Jenderal Lapangan, Iksan Suandi Nur menjelaskan keinginan massa aksi yaitu meminta bagaimana penjelasan dari birokrasi terkait regulasi yang dikeluarkan.

“Itu yang menjadi harapan kami karena sudah beberapa kali teman-teman mahasiswa UIN Alauddin melakukan aksi demonstrasi, tapi tidak digubris oleh pihak birokrasi yang seharusnya hadir memberikan pemahaman kepada kami kepada teman mahasiswa,” jelasnya.

Ia menambahkan, mungkin massa aksi akan melakukan hal-hal yang lebih daripada melakukan aksi demonstrasi di kampus.

“Inilah bentuk aksi demonstrasi teman-teman, yaitu menduduki jalan Sultan Alauddin supaya orang-orang bisa melihat bahwa UIN Alauddin Makassar mempunyai segudang masalah yang sampai saat ini tidak selesai,” ujarnya.

Penulis : Lismardiana Reski & Ilham Hamsah
Editor : Rahma Indah

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami