Tahun 2020, Ini Pesan Rektor UIN Alauddin Untuk Mahasiswa

Facebook
Twitter
WhatsApp
Rektor UIN Alauddin Makassar

Washilah – Mahasiswa sebagai generasi muda di usia paling produktif harus terus mengembangkan diri, melatih kreatifitas, mengasah kemampuan berinovasi, berkarya dan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih kesuksesan, utamanya demi membahagiakan kedua orang tua.

Itulah pesan pembuka dari Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis bagi para mahasiswa di almamater hijau. Pesan itu ia sampaikan dalam kesempatan wawancara di sela-sela kesibukan di ruang kerjanya di Lantai 3 Rektorat UIN Alauddin, Kamis (2/1/2020).

Dalam kesempatan itu pula, ia mendorong mahasiswa untuk terus menumbuhkan tradisi dialog dan diskusi di ruang-ruang akademik kampus dan menjadikan kampus sebagai laboratorium keilmuan, demi merawat budaya intelektual yang dinamis.

Menurutnya, mahasiswa adalah agen perubahan dan perubahan selalu dimulai dari gagasan-gagasan segar dan brilian. Hal tersebut paparnya, hanya dapat dilakukan apabila mahasiswa giat berliterasi, membaca, berdiskusi, menulis dan melakukan riset ilmiah.

Prof Hamdan melanjutkan terkait dengan demonstrasi mahasiswa, baginya demonstrasi adalah hal biasa di negara demokrasi, namun penting bagi mahasiswa untuk tahu betul apa tujuan demonstrasi dan bagaimana melakukannya dengan baik.

“Anak-anakku mahasiswa dalam melakukan demontrasi, harus melakukannya dengan cara-cara terdidik dan tidak destruktif, agar aspirasi dan kritik yang disampaikan mendapat dukungan publik dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Bukan justru sebaliknya, sering kali aksi demonstrasi justru mengundang antipati warga masyarakat,” pungkasnya.

Bahkan Prof Hamdan menambahkan, ia sendiri sangat bersedia dikritik dan diberi masukan oleh mahasiswa selama kepemimpinannya sebagai rektor.

“Selama kritik itu bersifat konstruktif untuk kemajuan kampus dan dilakukan dengan cara yang elegan, tentu kita akan dengarkan dan jadikan pertimbangan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan,” tutup Rektor yang juga guru besar Sosiologi UIN Alauddin Makassar itu.

Citizen Report: Fadlan L N
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami