Pimpinan dan Santri As’adiyah Putri Sengkang Kunjungi UIN Alauddin

Facebook
Twitter
WhatsApp
Terlihat para santri putri dan guru Pesantren As’adiyah Putri Sengkang bersama para pimpinan kampus dan fakultas UIN Alauddin Makassar di Aula lantai IV Rektorat UIN Alauddin, Kamis (23/1/2020).

Washilah – Rombongan santri Pesantren As’adiyah Putri Sengkang mengunjungi UIN Alauddin Makassar. Didampingi sejumlah pimpinan madrasah dan guru, mereka diterima di Aula lantai IV Rektorat UIN Alauddin. Kamis (23/1/2020).

Kunjungan santri dari pesantren tertua di Sulsel tersebut, disambut oleh Prof Mardan selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik, didampingi Dr Kamaluddin Abunawas selaku Wakil Rektor IV dan Dr Hj Yuspiani selaku Kepala Biro Akademik .

Turut hadir pula beberapa dekan-dekan fakultas sejajaran UIN Alauddin, diantaranya Prof Abustani Ilyas selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof Khalifah Bustani selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Dr Marjuni selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) dan Dr Muammar Bakry selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).

Dalam sambutan Wakamad Bidang Kesiswaan Pesantren As’adiyah, Dra Hj Fatmawati Latif mengungkapkan kesyukurannya dapat hadir di tengah-tengah petinggi UIN Alauddin Makassar, sekaligus merasa bangga karena banyak alumni pesantren As’adiyah yang menjadi pimpinan di kampus yang kini berpusat di Gowa tersebut.

“Saya di sini seolah tidak merasa sebagai tamu, karena banyak alumni-alumni As’adiyah yang berkiprah dan mewarnai kampus ini, apalagi saya lihat di depan saya ini beberapa pimpinan adalah alumni As’adiyah,” tuturnya.

Sambutan tuan rumah disampaikan Prof Mardan mewakili Rektor UIN Alauddin, mengawali dengan memperkenalkan UIN Alauddin sebagai kampus peradaban.

“Menurutnya saat ini lingkungan kampus telah menunjukkan suasana yang beradab, sehingga tak lagi perlu malu menyebutnya sebagai kampus peradaban,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa memang benar alumni As’adiyah Sengkang begitu mewarnai kampus UIN Alauddin, ia menyebut bahwa 49 persen pimpinan kampus saat ini adalah alumni As’adiyah, olehnya ia sangat mengapresiasi peran As’adiyah dalam mencetak alumni yang berkualitas.

Dalam penyampaiannya, Prof Mardan juga berpesan kepada para santri agar dalam memilih perguruan tinggi harus pertama-tama melihat akteditasinya, karena itu merupakan pengakuan secara nasional bahkan internasional. Baginya mengetahui akreditasi kampus maupun prodi sangatlah penting, untuk menghindari persoalan jika telah menjadi alumni dikemudian hari.

“Saat ini UIN Alauddin Makassar memiliki status akreditasi A, sehingga anak-anakku santri As’adiyah tidak usah ragu untuk melanjutkan pendidikan di UIN Alauddin,” pungkas Wakil Rektor yang telah menjabat dua periode itu.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian sosialisasi dan tanya jawab interaktif. Para santri yang hadir adalah siswa kelas XII Madrasah Aliyah, tujuan dari kunjungan ini selain untuk bersilaturahmi dengan pimpinan kampus UIN Alauddin, juga menjadi ajang penjajakan bagi para santri yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Citizen Report: M Fadlan L
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami