“Untuk Ibu Pertiwi” Oleh : Harsandi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Ilustrasi I Ardi

Aku menangis melihat anak-anakmu ibu
Turung kejalan, berdesakan mememuhi ruas-ruas
Dengan keringat di pelipis mereka
Peluh sebagai simbol perjuangan untuk rezim yang tak berkemanusiaan

Aku menangis melihat anak-anakmu ibu, terisak di pojokan
Wajah-wajah tulus kembali terlihat
Kata-kata LAWAN!!! kembali menggema
Menggetarkan hati bagi yang mendengar

Mereka dirampas haknya
Penguasa yang rakus akan kuasa
Keputusan-keputusan telah menjadi kebengisan
Hanya ada satu kata, REVOLUSI!!!

Aku menangis melihat anakmu ibu
Mereka dipukul pakai pentungan
Layaknya pencuri-pencuri bengis
Bukankah yang seharusnya dipukul adalah para koruptor-koruptor
Merekalah pencuri bengis tanpa moral

Ibu, hargai perjuangan anakmu
Berkati mereka, hujani dengan doa-doa terkasihmu
Sebab mereka tengah berjuang untuk rakyat-rakyat tertindas
Melawan para diktator-diktator bebal

*Penulis merupakan Mahasiswa Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi Semester VII.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami