Dekan FDK Lantik Pengelola Jurusan Kessos dan Sekjur PMI

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pelantikan Kajur dan Sekjur Kessos, serta Sekjur PMI oleh Dekan FDK Dr Abd rasyid Masri. Berlangsung di Masjid Nur Rasyid. Senin (07/05/2018)

Washilah – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar melantik pengelola jurusan Kesejahteraan Sosial (Kessos) setelah memperoleh izin pendirian. Pelantikan berlangsung di Masjid Nur Rasyid, Kampus II UIN Samata. Senin (07/05/2018)

Jurusan tersebut merupakan jurusan yang kedelapan dan menjadi fakultas pengelola jurusan terbanyak kedua dalam lingkup UIN. Jurusan tersebut menjadi jurusan umum yang ketiga setelah Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik.

Pelantikan di Masjid menjadi sejarah pertama dalam lingkup UIN Alauddin. Pemilihan masjid menurut Rasyid Masri, agar mendapatkan keberkahan, serta mengajak pengelola mengembangkan jurusan Kessos dengan niat yang tulus sebagai ibadah kepada Allah SWT.

“Diharapkan dengan adanya jurusan Kesejahteraan Sosial ini akan menambah kepercayaan pemerintah dan masyarakat kepada Fakultas Dakwah dan Komunikasi untuk melahirkan sarjana yang bergerak dalam bidang sosial. Kita sengaja memilih masjid sebagai tempat pelantikan agar lebih berberkah. Pengelola jurusan diajak untuk mengembangkan jurusan ini, dengan niat yang tulus sebagai ibadah kepada Allah SWT, seperti halnya shalat di masjid,” ujarnya.

Mereka yang dilantik antara lain, Ketua Jurusan Kessos Dr Syamsuddin AB MPd, Sekretaris Jurusan Kessos Rahmawati Haruna SS M Si, dan Sekretaris Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Hamriani S Sos M Sos I.

Sebelumnya, Kesejahteraan Sosial bergabung dengan jurusan PMI. Setelah ada izin dari pemerintah tentang jurusan Kesejahteraan Sosial, maka dipisah menjadi jurusan yang berdiri sendiri. Kesejahteraan Sosial adalah jurusan yang sudah sepuluh tahun diperjuangkan ke Jakarta, baru tahun ini mendapat izin berdiri sendiri. Dengan itu, UIN Alauddin menjadi satu-satunya perguruan tinggi Islam di Indonesia yang diberi izin mengelolanya.

Penulis: Hariono

Editor: Desy Monoarfa

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami