Puisi “Nafsu Sang Penguasa” Oleh Ardi

Facebook
Twitter
WhatsApp
Ilustrasi | ineteconomics.org

Para penguasa tengah asik bermain dadu.
Permainanya pun lihai diadu.
Begitu banyak persoalan bergermuruh.
Jadi tontonan bagi kelompok tertentu.

Sembunyi dibalik topeng penguasa.
Agar muslihatnya semakin menjadi.
Korbanya pun kaumnya sendiri.
Hidup sengsara di bumi pertiwi.

Terbang, Menghilang, lalu dilupakan.
Seolah tindakan yang kau lakukan itu ibadah.
Tanpa kau berpikir panjang lebar.
Jutaan rakyat yang terpingirkan.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Semester III

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami