Komunitas Jas Merah Gelar Dialog Kebangsaan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Guru Besar Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam Prof Abdul Rahim Yunus, Pengamat Politik dan pendiri sekolah kebangsaan Dr Arqam Aziqin dan Tokoh Pemuda Abdul Rahman Hasanuddin, M Pd i saat membawakan materi Dialog Kebangsaan oleh Komunitas Jas Merah di Lecture Theatre (LT) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH UIN Alauddin Makassar. Senin (30/10/2017)

Washilah – Komunitas Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah (Jas Merah) sukses melaksanakan dialog kebangsaan, dalam rangka memperingati momentum Hari Santri Nasional dan Sumpah Pemuda, di Lecture Theatre (LT) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar. Senin (30/10/2017)

Kegiatan yang bertajuk “Peran Pemuda dan Pesantren dalam mengawal gagasan kebangsaan NKRI” ini, dihadiri oleh tiga narasumber, yakni Guru Besar Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam, Prof Abdul Rahim Yunus, Pengamat Politik dan pendiri sekolah kebangsaan Dr Arqam Aziqin, dan Tokoh Pemuda Abdul Rahman Hasanuddin, M Pd i.

Jas Merah merupakan suatu komunitas yang masih dalam tahap gagasan, untuk berada di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), atau akan menjadi komunitas yang berdiri sendiri.

Ketua Komunitas Jas Merah, Haedir menjelaskan, komunitas ini terbentuk dari kebangkitan para mahasiswa SKI yang bertepatan dengan hari kebangkitan nasional dan bergerak di bidang intelektual, kajian, penalaran, dan penelitian sejarah.

“Jas Merah juga hadir untuk mengkaji momentum bersejarah, baik itu yang berkaitan dengan sejarah Islam, atau pun sejarah Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Prof Abdul Rahim Yunus sangat mengapresiasi dan memberi penghargaan yang sebesar-besarnya, terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas ini, karena dianggap memberikan banyak faedah atau manfaat kepada orang lain, khususnya bagi mahasiswa.

“Melakukan dialog seperti ini adalah sesuatu kegiatan yang bermanfaat dan merupakan salah satu wujud memperingati hari sumpah pemuda,” ucapnya.

Penulis: Dini Ariani (Magang)
Editor: Erlangga Rokadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami