Puisi “Pahlawan Lancung” Oleh Wirajuddin

Facebook
Twitter
WhatsApp
Ilustrasi | Inilah.com

Hari-hari kau lalui dengan hasrat,
Dengan dalih menyuluhi rakyat.
Kau pasang kata-kata penyemangat,
Karenamu jiwa berubah spirit.

Saat rakyat percayakan jiwanya kepadamu,
Kaupun mulai membuat hati pilu.
Begitu tangkas onak bertamu,
Hingga rakyat sukar karenamu.

Kau sok sibuk kesana-sini,
Seolah-olah kaulah pahlawan negeri.
Cara licikmu berhasil menarik simpati,
Padahal kaulah penipu sejati!.

Dengan manisnya kau janjikan cahaya,
Namun kelam teramat yang menyapa.
Kau berlagak arif nang bijaksana,
Agar dapat madah rakyat jelata.

Kuingatkan kepadamu si pahlawan lancung!,
Bahwa kau hanya seorang pecundang!.
Kau tak pantas tinggal di gedung!,
Kau hanya pantas tinggal di gudang!.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) semester III

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami