KKN UIN Alauddin Desa Sumillan Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana Pelatihan pengurusan jenazah yang digelar oleh mahasiswa KKN UIN Alauddin angkatan 55 Desa Sumilan di Masjid Nurul Takwa Laiya Desa Sumillan. Rabu (10/5/2017).

Washilah – “Setiap yang berjiwa akan merasakan kematian,” ungkap Dr Hading M Ag saat pembukaan materi pelatihan penyelenggaraan pengurusan jenazah yang digelar oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 55 UIN Alauddin Desa Sumillan, bersama Majelis Taklim Laiya dan pengurus PKK Desa Sumillan, Enrekang.

Pelatihan pengurusan jenazah ini dilaksanakan usai sholat azhar hingga menjelang magrib, di Masjid Nurul Takwa Laiya Desa Sumillan. Rabu (10/5/2017).

Dr Hading menjelaskan, agar setiap orang paham tentang tata cara pengurusan jenazah.

“Dan ketika ada sanak keluarga yang meninggal dunia maka sebaiknya keluarga terdekatnyalah yang mengurus jenazahnya, sehingga setiap orang sebaiknya paham tata cara pengurusan jenazah,” tuturnya.

Dr Hading tak sendiri membawakan materi pada kegiatan ini, ia bersama dengan Dra Audah Mannan M Ag, keduanya merupakan dosen pendamping KKN di Desa Sumillan, ia hadir bersama Sekretaris Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (BP-KKN) Muhammad Suhufi, dalam rangka kunjungan pimpinan. Kesempatan ini lalu diisi dengan kegiatan pengurusan jenazah.

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi oleh Dr Hading, lalu berlanjut pada praktek pengurusan jenazah yang disampaikan oleh Dra Rauda Manan M Ag, mulai dari menyiapkan kain kafan, memandikan janazah, mengkafani, menyolatkan, hingga proses pemakaman. Dra Audah Sesekali membuat hadirin tertawa saat menggunakan bahasa daerah setempat, bahasa – bahasa Duri namun tidak lancar, atau salah arti. Sehingga suasana pelatihan berjalan santai.

Masyarakat yang turut serta terdiri atas anggota majelis ta’lim, masyarakat desa setempat dan murid TK/ TPA Dusun Laiya. Antusiasme masyarakat mengikuti Kegiatan pelatihan pengurusan jenazah membuat mesjid hampir terisi penuh. ini dikarenakan baru kali pertama dilaksanakan pelatihan macam ini di dusun Laiya Desa Sumillan.

Asrullah selaku Koordinator KKN Desa Sumillan mengatakan, latar belakang dilaksannya kegiatan pelatihan ini lantaran dianggap penting untuk diketahui oleh setiap muslim, proses pengurusan jenazah yang sesuai dengan syariat Islam.

 

Penulis: Asrullah

Editor: Nur Isna

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami