Ecuinsa Ingin Kembalikan Eksistensi

Facebook
Twitter
WhatsApp

Suasana kajian bahasa inggris yang diadakan sepekan sekali oleg Ecuinsa di Gedung FAH. Sabtu (02/04/2016)
Washilah —English Community of UIN Sultan Alauddin (Ecuinsa) adalah sebuah club meeting yang didirikan sejak tahun 2008 oleh salah satu alumni Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) jurusan Bahasa dan Sastra Inggris (BSI) Delukman A bersama rekannya dari fakultas lain di UIN Alauddin Makassar.

President Ecuinsa Moh Radhi Al-Hafidz I T mengatakan, “tujuan dari didirikannya club meeting ini adalah untuk mengajarkan kepada siapapun yang memiliki minat untuk mempelajari bahasa Inggris”, ungkapnya saat ditemui di Gedung FAH. Sabtu (02/04/2016)

Sepekan sekali, akan diadakan kelas besar atau kajian dengan materi yang dibawakan oleh orang-orang yang telah berkompeten di bidangnya.

Selain itu, club meeting ini juga membuka perekrutan anggota tiap tahunnya dan menerima siapapun yang bersungguh-sungguh ingin belajar. Tak hanya mahasiswa dari UIN Alauddin Makassar saja, bahkan ecuinsa juga merekrut mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Muhammadyah (Unismuh).

Saat ditanya tentang harapan untuk Ecuinsa kedepannya, pria yang akrab disapa Radhi itu juga berharap agar ecuinsa bisa kembali eksis.

Actually, sebelumnya ecuinsa dikatakan pudar. Tujuan saya sebagai presiden yang pertama adalah mengembalikan ecuinsa yang pernah hilang itu. Yang kedua adalah mendidik siapapun yang berminat bahasa Inggris. Kita berusaha membuat ecuinsa lebih eksis lagi.”

Penulis: Eka Reski
Editor: Fadhilah Azis

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami