“Wanitaku” Puisi oleh Nurul Is. Wardani

Facebook
Twitter
WhatsApp

Wanitaku

Sketsa itu, terlihat jelas walau hanya sepintas
Telah membuka mataku dengan berkas sinar yang ajaib
Menyentuh Rohku untuk pertama kalinya
Dengan jari-jemari selembut salju

Dialah… Wanitaku…
Wanita yang pertama kali bangkitkan lemah jiwaku dengan paras cantiknya
Yang pertama kali menuntunku kedalam Surga kasih sayang

Dialah Wanitaku,,,
Wanita yang mengajariku menyembah keindahan
Menyanyikan untukku puisi kehidupan nyata
Dialah Hawa hatiku yang penuh dengan rahasia serta ketakjuban

Berartikah kehidupanku tanpa perangainya?
Akan serasa belati menghujam kalbuku
Keadaan hidupku terasa kosong
Layakya raga tak berjiwa

Dialah Wanitaku…
Lambang wanita oriental masa depanku
Penuntunku ke arah matahari bahagia
Bersamanya ku peluk bahagia abadi suatu nanti
Bersamanya pula ku petik setiap kisah hidupnya
Untuk bekalku kelak.

Oleh : Nurul Is. Wardani

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami