Living Cost Naik, Dana KKN Juga Naik

Facebook
Twitter
WhatsApp

Rabu, 04 Januari 2012 | Suryani Musi
Peserta KKN UIN Makassar
Washilah Online-Lantaran living cost di masyarakat naik tiap tahunnya, dana untuk anggaran Kuliah Kerja Nyata (KKN) juga naik. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universiats Islam Ngeeri (UIN) Alauddin Makassar, Prod Dr H M  Sattu Alang MA, Rabu (04/01/2012).
Pernyataan tersebut ia ungkapkan via telepon ketika dihubungi beberapa waktu lalu. Hal tersebut disesuaikan dengan adanya surat yang berkop kementrian agama mengenai sosialisasi kenaikan pembayaran mahaiswsa KKN tahun 2012. Ditujukan kepada setiap dekan untuk penyampaian ke mahasiswa.
“Harga 175 tiap bulannya tak mampu untuk menanggulangi biaya hidup mahasiswa KKN. Karena tiap tahun biaya hidup selalu naik,”katanya.
Tahun lalu total pembayaran 575 ribu rupiah mulai dari living cost untuk dua bulan, atribut KKN, transportasi ke lokasi KKN, penggandaan dan pengelolaan kartu nilai dan sertifikat, penggandaan buku panduan, penggandaan buku LKH, asuransi, biaya pelayanan dosen pembimbing, biaya pelayanan oleh BP KKN, dan biaya penggandaan laporan akhir.
Kenaikannya, jika dulunya 575 sekarang untuk tahun 2012 bertambah menjadi 780. Karena persoalan living kost yang tiap tahun juga menanjak.
Bukan hanya itu, menurut Sattu Alang kenaikan itu juga dipicu lantaran model almamater akan diganti. Jika dulunya model rompi maka sekarang diubah menjadi model almamater.
“Masyarakat tidak terlu suka jika model rumpi. Jadi akan diubah seperti model almamater,”imbuhnya lagi.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami