Inagurasi TI, Usung Drama Musikal di Gedung Mulo

Facebook
Twitter
WhatsApp
Selasa, 26 Desember 2011 | Suryani Musi
Washilah Online-Dengan tipikal orang keras, selalu ada yang dinamis yang berusaha ditampilkan oleh mahasiswa Sains. Seperti halnya pementasan spektakuler drama musikal yang berlangsung di gedung Mulo kemarin malam, Senin (26/12/2011).
Pementasan ini merupakan rangkaian dari inagurasi jurusan Teknik Informasi dan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makssar. Dalam pemetasan ini juga dihadiri Pembantu Dekan III Bidang kemahasiswaan FST, Hasyim Haddade Lc M Ag, dosen-dosen TI, Badan Eksekutif Mahasiswa  (BEM) Sains, dan sejumlah orang penting di jurusan TI.
Pementasan Drama musikal dibuka sekitar jam Sembilan malam, setelah sambutan-sambutan usai. Pementasan tak henti-hentinya mendapat tepuk tangan yang meriah. Ini berkat kerja sama dari tangan-tangan lihai  yang menggandeng  Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya (SB) eSA untuk menyukseskan pemetasan spektakuler tersebut. 
Sebanyak 132 mahasiswa dari angkatan tahun 2011 terlibat dari pementasan tersebut. Drama musikal tersebut dikaloborasi ke dalam bentuk lagu, tarian, drama teater dipadu dengan film, dan puisi. Dengan mengusung tema Di Sini Tidak Ada Saya, Kamu, Kalian yang Ada Hanya Kita.
Didukung oleh penataan dari beberapa ikon panggung berpengalaman seperti lightingh oleh Lana, musik oleh Anto, Drama dan sastra oleh Acil, dan tari oleh Udin, pementasan tersebut benar-benar mendapat tepuk tangan yang panjang dari penonton. 
Mulai dari pembawa lagu, tarian, film yang dipadu dengan drama teater, dan pembaca puisi yang terkadang muncul di tengah penonton, benar-benar menyedot perhatian penonton. Pementasan ini mereka garap kurang lebih satu bulan. Di akhir acar mereka menyanyikan Mars TI.
Dalam sambutan Ketua Panitia, Kasman dan Ketua HMJ TI menyatakan, Inagurasi ini ingin memperlihatka bahwa mereka punya karya. Dengan karya ini, persaudaraan mereka makin erat meski banyak perbedaan di antara mereka.
Bagi, Ketua Jurusan TI, Faisal S Kom M Kom, beberapa tahun kemudian manusia akan memasuki era mobile. Mestinya mulai sekarang jurusan selayaknya memang mempersiapkan diri untuk itu. Mereka tidak hanya berkutat pada persoalan hardware dan software melainkan juga pada art atau seni. 
“Momen ini merupakan satu pintu membuka cara berpikir kita. Kita tidak hanya berhadapan dengan software dan hardware saja melainkan juga yang ada di luar otak kita, yakni seni,”katanya seraya disambut tepuk tangan.
PD III di lain sisi memperingatkan, kegiatan ini merupaka loncatan yang luar biasa. Jika biasanya revolusi diadakan dalam jangka waktu 10 tahunan ke atas mahasiswa TI baru semester I sudah melaksanakn hal tersebut.
“Ini tetap dijaga. Jangan sampai Informatika berubah menjadi matika,”tekannya.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami