Pramuka dalam Perjalanan Sejarahnya

Facebook
Twitter
WhatsApp

Kamis, 13 September 2011 | Suryani Musi
Pelantikan pengurus baru oleh Rektor UIN Alauddin Makassar
Washilah Online-Gerakan Pramuka sebagai salah satu jalur pendidikan luar sekolah dan wadah pembinaan generasi muda. 
Keberadaan Pramuka di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, pada mulanya hanyalah merupakan refleksi keinginan beberapa mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat kepramukaan mereka yang telah mereka miliki dalam bentuk perwujudan hoby secara bebas. Hal inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Gerakan Pramuka yang berpangkalan di UIN.
Berdasarkan keputusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota  Makassar dengan Nomor Gugus Depan (Gudep) 525 –  526 pada tanggal 8 November 1980 dengan  nama Racana Alauddin dan Maipa Deapati. 
Gerakan Pramuka ini dalam perjalanan sejarahnya, berbagai perubahan dan kegiatan yang bersifat partisipatif pada tingkat regional, nasional dan internasional. 
Salah satu perubahan yang dialami adalah perubahan Nomor Gudep yang semulanya 525 dan 526 menjadi 10-067 – 10-068 berdasarkan Surat Keputusan Kwartir  Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar, selanjutnya pada tahun 2006 Gugus Depan berubah menjadi 10-073 – 10-74 sampai dengan sekarang.
Dalam perwujudan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud dan Tri Darma perguran tinggi maka kami ikut serta dalam berbagai kegiatan kesakaan, demikian pula pelaksanaan pembinaan pramuka di sekolah-sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas (golongan penggalang dan penegak),” kata Ketua Dewan Racana Alauddin,  Haidir Ali.
Untuk meningkatkan ukhuwah antara sesama anggota Pramuka (Khususnya anggota Pramuka Penegak dan Penggalang) yang berada di Kota Makassar, maka dilaksanakanlah kegiatan Almaida Creativity Event (Active) dengan memperebutkan piala bergilir ketua Mabigus 10-073 – 10-074 Pangkalan UIN.
Tokoh-tokoh yang telah berjasa dalam usaha berdirinya Gerakan Pramuka di UIN  tersebut antara lain Letkol (Purn) CAJ H A.Moerd Usman yang pada waktu itu menjabat sebagai Rektor IAIN Alauddin, Drs Muhammad Ahmad, M Gazali Suyuti, M Rusdy Tahir, M Saleh Abdullah, Mukhtar Tanete, Usman Qadir, Hartini Tahir, dan Kafrawi Arman. 
 Kedua nama yang disebutkan pertama selanjutnya bertindak sebagai Ketua Mabigus dan Ketua Mabihari pertama di Gudep UIN.
“Adapun kegiatan partisipasif pada tingkat regional antara lain Gudep Makassar 10-073 – 10-074 telah menjadi peserta tetap pelaksanaan upacara Parade Senja Prasetya setiap tanggal 17-an, di samping itu kegiatan Nasional Gudep Makassar 10-073 – 10-074 adalah pelopor Perkemahan Wirakarya (PW) IAIN se-Indonesia Timur, Raimuna Nasional, Kursus Pengelolaan Dewan Kerja (KPDK), Perti Saka Naional, Search and Rescue (SAR),”lanjut Ali.
 Tidak hanya itu pangkalan UIN  telah mengikuti Community Development Camp (Comdeca) pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega seluruh dunia, Jambore On The Internet (JOTI).

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami