Washilah – Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forum Kajian Ekonomi Syariah (FORKEIS) UIN Alauddin Makassar menggelar Temu Ilmiah Regional FoSSEI Regional (TELMIREG) Sulsebartra & Maluku yang dirangkaikan dengan Forkeis Celebration (FOCEL) di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Kamis, (9/7 2026).
Ketua Panitia, Ahmad Zaky mengatakan kegiatan ini diadakan agar bisa menjalin silaturahmi dan wadah mendakwahkan ekonomi syariah
“Agar teman-teman bisa menjalin silaturahmi dan diharapkan mampu mendakwahkan ekonomi syariah”,ucapnya
Ketua KSEI FORKEIS, Ryas Syahputra mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mempertemukan kader dari berbagai perguruan tinggi untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta memperkuat peran mahasiswa dalam perkembangan ekonomi syariah.
“(Kegiatan) ini untuk mempertemukan kader dari berbagai perguruan tinggi untuk bertukar gagasan dan ide terkait Ekonomi Syariah”, ujarnya.
Ryan mengungkapkan agenda ini perlu membahas konsep industri halal dan juga digitalisasi secara luas terkait ekonomi syariah.
“Kita lihat potensi ekonomi saat ini yang ada di indonesia itu sangat besar, tiap tahunnya ada selalu peningkatan yang terjadi,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah lahirnya gagasan inovatif, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mengembangkan ekonomi syariah dan berkontribusi dalam kemajuan bangsa.
FoSSEI Regional Sulsebartra & Maluku dihadiri dari berbagai Kampus yakni IAIN Palopo, Universitas Hasanuddi, Universitas Islam Al Ashar Makassar,Institut Aisyia Ambon dan UIN Alauddin Makassar.
Penulis: Aisya Sahra Mutiara (Magang)
Editor: Sappe











