Penyuluhan Peternakan HMJ Ilmu Peternakan Rangkul masyarakat Tangani PMK

Facebook
Twitter
WhatsApp
Pemberian sertifikat kepada salah satu narasumber dalam kegiatan Penyuluhan Peternakan yang diselenggarakan HMJ Ilmu Peternakan FST UIN Alauddin di Dusun Lokayya, Desa Tompobulu, Kec. Tompobulu, Minggu, (28/9/2025). | Foto: Istimewa.

Washilah — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin laksanakan penyuluhan peternakan di Dusun Lokayya, Desa Tompobulu, Kec. Tompobulu, Minggu, (28/9/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 27-28 September 2025 dengan tema “Peternakan Sehat dan Berkelanjutan: Penyakit Mulut dan Kulit (PMK) dan Pembuatan Pupuk Kompos.”

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Peternakan, Muh Fatur Ihram mengatakan tema yang diangkag pada kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap isu aktual di bidang peternakan.

“Khususnya ancaman PMK yang merugikan peternak serta permasalahan limbah yang berdampak pada lingkungan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan penyuluhan tersebut telah rutin dilakukan tahun ke tahun. Tompobulu menjadi target utama dalam penyuluhan tahun ini, dikarenakan di desa tersebut telah ditemukan ternak yang terjangkit PMK.

“Ada, dan penyakit ini menyerang ternak dengan jumlah kurang lebih 20 ekor,” pungkasnya.

Disisi lain, Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Muhammad Haikal menjelaskan bahwa PMK hanya bisa berkembang biak di sel hewan yang berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi.

“Karena virus PMK punya sifat khusus. hewan yang tidak berkuku belah tidak bisa tertular penyakit ini,” jelasnya.

Ia berharap dengan diadakannya penyuluhan tersebut masyarakat lebih paham bagaimana cara penanganan penyakit tersebut.

Penulis: Nurkadri
Editor: Hardiyanti

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami