Washilah — Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakuktas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar gelar Seminar Pancasila dengan tema “Pancasila Dalam Keberagaman Tafsir,” berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Jumat (4/7/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri mahasiswa dari berbagai jurusan dengan menghadirkan narasumber, Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Prof Mustari Mustaf, AKP M Faisal Densus 88 AT Satgaswil Sulsel, Suryadi Mas’ud Mantan Duta Besar ISIS Asia Tenggara, Haeruddin Ketua Forum Mubaligh Syiar Islam Makassar, Panji Hartono Koordinator Teras Caknur, dan Mufadhdhal Raihan Al Asyraf Yusuf Ketua HMI Komisariat Dakwah dan Komunikasi Cabang Gowa Raya.
Ketua Panitia, Khifatul Ilmi menuturkan kegiatan ini digelar sebagai bentuk upaya pengenalan pancasila bukan hanya sebagai dokumen formal tapi sebagai nilai hidup yang harus terus dirawat dan perjuangkan bersama.
“Pancasila tidak hanya sekadar menjadi dasar negara, tetapi juga merupakan cerminan nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa dalam realitas kehidupan berbangsa saat ini, pemahaman terhadap pancasila sering kali beragam. Perbedaan tafsir terhadap pancasila kerap muncul, dipengaruhi oleh latar belakang budaya, agama, dan filosofi yang berbeda.
“Melalui seminar kali ini kami berharap dapat menghadirkan ruang ruang yang terbuka, reflektif dan penuh semangat persatuan,” harapnya.
Senada dengan itu, Ketua Umum Dema FDK, Ahmad Nur mengatakan ini menjadi wadah bagi mahasiwa untuk mencetuskan dan mencari sumber keilmuan tentang pancasila.
“Pancasila sebagai dasar negara Indonesia merupakan topik diskursus yang sangat menarik untuk di perbincangkan,” katanya.
Penulis: Kamila Ramadhani (Magang)
Editor: Hardiyanti











