Washilah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 75 UIN Alauddin Makassar melakukan salah satu Program Kerja (Proker) unggul yaitu penyuluhan stunting di Desa Langkura, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Senin (19/8/2024).
Adanya Proker ini didasarkan pada usulan Camat Turatea, Ahmad H. Zakkir untuk mengurangi angka stunting yang ada di Kecamatan Turatea, karena adanya beberapa riwayat anak terkena stunting di kecamatan tersebut.
Koordinator Desa, Baso Muhammad Nibras Abiyyu mengatakan target dari penyuluhan ini yaitu dari umur nol sampai lima tahun, adapun yang terkena stunting yaitu ada empat anak. Ia juga mengatakan anak yang garis merah stunting diberikan beberapa tambahan gizi seperti biskuit dan susu yang sudah disiapkan oleh pihak puskesmas.
“Mengenai masalah tambahan atau pemberian makanan bergizi, ada beberapa tambahan seperti biskuit yang langsung dari puskesmas dan susu yang memang dipilih oleh puskesmas,” katanya.
Lebih lanjut, ia menuturkan dengan adanya kegiatan penyuluhan stunting di Desa Langkura ini dapat mengurangi angka stunting yang ada di Desa tersebut.
“Jadi kami selaku mahasiswa KKN berharap dapat menyodorkan para orang tua tentang pentingnya gizi seorang anak. Dari sejak masa kehamilan sampai anak berusia dua tahun,” tuturnya
Sementara itu, Kepala Desa, Sahabuddin mengharapkan masalah dari stunting harus diprogramkan untuk anak-anak di Desa Langkura secara berkelanjutan agar terhindar dari stunting.
“Harapan saya semakin dikembangkan berkolaborasi antara orang dinas kesehatan tentang penyuluhan stunting ini, karena rata- rata masyarakat biasanya tidak terlalu paham tentang masalah stunting,” harapnya.
Lebih lanjut, ia sebagai pemerintah desa berharap setiap program yang ada, semua masyarakat bekerja sama untuk mengatasi stunting ini.
Penulis: St. Mardiah Rezky Andini (Magang)
Editor: Sriwahyuni











