Cantik Tapi Sayang Murah

Facebook
Twitter
WhatsApp

Oleh : Misna Zain

Zaman ini sangat mengerikan ternyata makhluk yang sangat cantik tak pernah menyadari bahwa dirinya telah menggelincirkan kehormatan dan harga dirinya sendiri dengan berpakain terbuka bahkan bersolek yang berlebihan hingga tak jarang dari mereka yang mendapat perlakuan tak senonoh misalnya pemerkosaan, pelecehan seksual hingga kekerasan seksual.

Makhluk tersebut sangat diutamakan, dikejar-kejar, disayang bahkan diberi kedudukan yang mulia diantara makhluk lainnya tapi, sayang seribu sayang makhluk tersebut terkadang sesuka hatinya bahkan bangga bila disebut cantik dengan berpakaian terbuka tanpa rasa malu sedikit pun bahkan tak jarang ada yang berpacaran hingga berzina nauzubillah.

Perempuan adalah bangunan peradaban tapi apa yang kita lihat sekarang apakah peradaban akan terbentuk dari makhluk yang tidak bisa menjaga dirinya bahkan mengobral dirinya sesuka hati hanya karena ingin dikatakan menarik dan diberi cap “cantik” yah kawan kau cantik tapi murah, karena engkau sangat senang dan bahkan tertawa gembira ria saat auratmu disaksikan puluhan juta pasang mata manusia dan tentu kaum lelakilah yang banyak menggemarimu bukankah itu dosa yang menghinakan saat auratmu terpampang jelas di mata-mata ikhwan yang mohon maaf bukan muhrimmu wahai makhluk cantik.

Bisa dikatakan dewasa ini ialah dimana zaman jahiliyyah sangat mengerikan daripada zaman jahiliyyah dulu mengapa bisa dikatakan demikian karena makhluk yang sangat dimuliakan bahkan dihormati tega mengotori titel-nya sendiri bahkan yang lebih mengerikannya lagi menjual diri sebagai pekerja sex komersial bukankah manusia seperti itu lebih hina daripada hewan.

Allah menciptakan makhluk berupa manusia sebaik-baiknya makhluk di dunia ini daripada makhluk yang lain, fitrahnya suci dari lahir tapi sebagian besar tidak bisa menjaga fitrah kesucian itu bahkan titel ini dilunturkan dengan agama-agama sesat dan perbuatan hina.

Cantik tapi sayang murah karena tak memiliki rasa malu dikala makhluk yang sangat dihormati mempertontonkan diri dengan keterbukaan aurat selebar-lebarnya.

Sebagai umat Islam termasuk wanita muslimah maka Allah dalam firman-Nya sangat menganjurkan setiap wanita menjaga kesuciaan ataupun auratnya seperti bunyi kalam-Nya di bawah ini:

Allah SWT berfirman: “Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka mengentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung,” (QS. An-Nur 24: Ayat 31).

Wahai makhluk cantik engkau tidak akan pernah murah jika engkau punya rasa malu dan menutup auratmu serapat-rapatnya dan jangan malah membalut tapi tutuplah dengan sempurna, persembahkan dan berikan hanya kepada para muhrimmu saja, ingatlah para wahai makhluk cantik engkau lebih cantik, berharga dan mulia jika menutup perhiasan ataupun karunia aurat tubuh yang diberikan oleh-Nya.

Makhluk cantik itu ialah seorang wanita yah kawan-kawan merekalah yang ku maksud bukankah mereka makhluk yang paling digemari di dunia ini bahkan paling dimuliakan dalam Al-Qur’an.

Para wanita tentunya perlu sangat berhati-hati karena ternyata kaum merekalah mayoritas penghuni neraka seperti pada hadis Rasulullah Saw berikut di bawah ini:

Namun dalam suatu hadis riwayat Imam Bukhari, Muslim dan Tirmidzi diceritakan bahwa penghuni neraka terbanyak adalah dari golongan perempuan yang artinya: “Saya (Rasulullah Saw) berdiri di depan pintu neraka. Kebanyakan orang yang masuk neraka adalah perempuan.”

Saya sebagai seorang wanita sangat prihatin dan sedih akan kondisi para wanita sekarang yang sesuka hatinya mengekspos tubuhnya yang terbuka hanya karena tuntutan profesi hingga perbuatan terlarang. Diri ini sangat berharap semoga wanita yang membaca artikel ini bisa melindungi dirinya maupun para wanita muslimah yang ada di luar sana.

Harapanku emoga kita senantiasa menjadi wanita yang cerdas menjaga diri kita dari segala marabahaya dan membentuk diri kita sebagai wanita yang solehah.

Semoga artikel ini tidak dijadikan tulisan yang mati makna dan mari hidupkan artikel ini dengan membacanya penuh penghayatan dan menerapkan apa yang menjadi informasi utamanya.

*Penulis Merupakan Mahasiswi Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar.

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami