Demi Misi Kemanusiaan, Mahasiswa UIN Alauddin Tak Tinggalkan Kota Makassar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Andi Rachmat Nugraha atau akrab di sapa Jeje (Kanan) bersama dengan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar usai melakukan penyemprotan di salah satu titik di Kota Makassar.

Washilah – Mahasiswa UIN Alauddin Makassar tidak meninggalkan Kota Makassar demi misi kemanusiaan, Andi Rachmat Nugraha atau akrab di sapa Jeje yang juga merupakan anggota Unit Kegiatan Khusus (UKK) Korps Suka Rela-Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit 107.

Jeje merupakan Mahasiswa Jurusan Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) yang berasal dari Kabupaten Sinjai. Sejak dikeluarkannya surat edaran, ia memilih untuk tidak kembali ke kampung halaman, namun mengikuti Giat Penyemprotan Disekfektan yang dilakukan oleh PMI Provinsi.

Jeje menjelaskan bahwa dirinya telah mengikuti kegiatan tersebut selama 20 hari lamanya.

“Sudah berjalan 20 hari lebih. Di hari pertama itu kita briefing untuk pembagian job, ada yang bertugas untuk pelaporan, terjun ke lapangan untuk melakukan penyemprotan, setelah itu kami menunggu arahan dari penanggung jawab untuk melakukan penyemprotan di titik yang telah ditentukan,” jelasnya.

Giat Penyemprotan tersebut dilakukan di seluruh kota Makassar dengan target penyemprotan yakni Fasilitas umum seperti, Masjid, Kantor, Posyandu, dan di lorong-lorong. Dalam sehari tim penyemprot disekfektan tersebut menargetkan 2 hingga 3 Kecamatan, namun jika pulau, hanya dilakukan dalam sehari.

Anggota KSR-PMI ini juga menceritakan suka duka yang dialaminya selama kegiatan tersebut. Mulai dari larangan orang tua hingga kejadian yang dialaminya selama berada dilapangan.

“Awalnya orang tua saya marah, namun setelah saya beri pengertian. Bilang insya allah tidak ji, karna kita juga pakai alat pelindung diri yang steril, dan alhamdulillah di izinkan, dan dilapangan itu untuk suka dukanya ya mungkin hawanya ji yang panas, karena kita mulai di jam 9 hingga jam 3 sore. Satu titik saja itu baju bisa basah apalagi dalam sehari,” tambahnya.

Menurut Jeje kegiatan tersebut sangat berkesan untuknya karena ia bisa turun langsung ke masyarakat. Ia menambahkan bahwa masyarakat juga senang dan antusias ketika tim penyemprot datang, mereka merasa aman karena lingkunganya telah dilakukan penyemprotan.

Citizen Report: Harpina Said

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Tabloid Edisi 122: KIP Kuliah Marak Calo

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami