Sema FEBI Sukses Gelar MMF 2020

Facebook
Twitter
WhatsApp
Foto bersama Steering Committee dan Para Ketua Organisasi Kemahasiswaaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Usai Penetapan Hasil Hasil MMF 2020 di Aula Pasar Sungguminasa, Jumat (21/2/2020).

Washilah – Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) gelar Musyawarah Mahasiswa Fakultas (MMF) di Aula Pasar Sungguminasa, Jumat (21/2/2020).

Musyawarah Mahasiswa Fakultas (MMF) pertama kali di gagas Sema-F periode 2018 di masa kepengurusan Ardi, tahun ini hadirnya amandemen pertama konstitusi organisasi kemahasiswaan FEBI menjadi acuan pengurus dalam menjalankan organisasi.

Ketua Sema-F periode 2020, Fuad Hidayatullah menjelaskan dari hasil MMF 2018 ada beberapa bagian yang multitafsir sehingga kemudian diamandemen pada MMF 2020 yang diselenggarakan mulai tanggal 17-21 Februari 2020.

“Perubahan dilakukan baik itu secara prinsipil maupun wilayah redaksi untuk memperjelas hal-hal yang sebelumnya dianggap multitafsir,” jelasnya.

Revisi hasil-hasil MMF 2018 dirumuskan oleh tim amandemen yaitu Muh Faisal Sy, Sulfikar, Agung Fitriansyah, Ilhamsyah dan Muhammad Khudri sebelum forum MMF 2020 berlangsung.

Perwakilan Sema-F Muhammad Khudri dalam perumusan MMF 2020 mengatakan beberapa hal yang direvisi dari hasil MMF 2018 diantaranya, redaksi lembaga diganti menjadi organisasi kemahasiswaan, penambahan format keuangan bendahara dan sanksi sanksi organisasi.

“Ada beberapa yang di revisi dari hasil MMF kemarin, diantaranya seluruh redaksi kata lembaga di AD/ART, GBHO dan SOP diubah menjadi organisasi kemahasiwaan, penambahan format keuangan bendahara dan sanksi – sanksi organisasi,” ungkap Demisioner Ketua HMJ-EI 2019 ini.

Sementara itu, Demisioner Ketua Dewan Mahasiswa 2019 Sulfikar, yang juga salah satu tim perumus, berharap MMF dapat memperbaiki kordinasi antar lembaga dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai organisasi kemahasiswaan.

“Semoga dengan adanya aturan ini dapat menjadi media dalam memperbaiki kordinasi yang lebih massif dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi kemahasiswaan sebagaimana mestinya,” harapnya.

Senada dengan itu Kordinator Steering MMF 2020, Andi Agung Solihin menegaskan bahwa setelah hasil hasil MMF ditetapkan, aturan aturan organisasi kemahasiswaan dapat tertib dijalankan.

“Telah dilakukan penyerahan hasil hasil MMF, kedepannya agar organisasi kemahasiswaan dapat tertib menjalankan perannya sebagai wadah aspirasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam,” pungkasnya.

Penulis : Reza Nur Syarika

Editor : Rahma Indah

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami