Seminar Kewirausahaan FTK Ajak Mahasiswa Berani Berbisnis

Facebook
Twitter
WhatsApp
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar Seminar Kewirausahaan untuk mahasiswa.
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar Seminar Kewirausahaan untuk mahasiswa.


Washilah – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang tepat jatuh pada Kamis, 2 Mei ini diperingati oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar dengan beberapa gelaran kegiatan. Salah satunya adalah Seminar Kewirausahaan untuk mahasiswa

Seminar yang mengangkat tema “Berani Menjadi Creativepreneur Muda” ini digelar di ruang Lecture Teater (LT) sebelah timur gedung FTK, Kamis (02/05/19) kemarin. Pemateri tunggal seminar, Muh. Azhar Burhanuddin, yang juga alumni FTK tersebut, memaparkan kiat-kiat memulai usaha bisnis.

Secara gamblang Azhar menjelaskan, tiga kiat dasar untuk memulai berbisnis atau membuka usaha, yaitu motivasi diri, ide bisnis yang sesuai minat dan bakat, serta modal materi dan integritas pada konsumen. Tidak hanya itu, Azhar juga mengancam para peserta akan cepat sukses bila berani berbisnis sejak dini.

“Dua hal yang pasti akan membuat teman-teman menjadi seorang creativepreneur adalah berani berbeda dan berani memulai,” pungkasnya di akhir sesi materi. Selain memiliki beberapa jenis usaha di bidang produk, Azhar juga adalah CEO di PT Al Marhamah Cahaya Utama, perusahaan jasa perjalanan haji dan umrah.

Andi Tenri Rannu, Ketua Biro Gerakan Perempuan Dema FTK, yang juga menjadi moderator seminar menyebutkan, seminar kewirausahaan ini dimaksudkan agar mahasiswa FTK tidak hanya berorientasi pada dunia pendidikan tapi juga bisa memiliki kemampuan menjadi seorang enterpreneur.

Di samping kegiatan seminar, beberapa rangkaian kegiatan yang digelar Dema FTK antara lain Sosialisasi Beasiswa, Seminar Kependidikan, dan Panggung Ekspresi Hardiknas.

Penulis : MAS
Editor : Muhammad Aswan Syahrin


  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami