Talkshow Milad Washilah Angkat Isu Perlindungan Jurnalis Perempuan dari KBGO

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sesi tanya jawab kepada dua narasumber talkshow KBGO, Rahma Amin (tengah) dan Gita Puspa Oktaviola (kanan), di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar, Rabu (17/12/2025). | Foto: Washilah-Muhammad Fa'an Ramadhan (magang).

Washilah—Talkshow bertajuk, “Upaya Kolektif Melindungi Jurnalis Perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender Online” menjadi salah satu kegiatan di perayaan milad keempat dekade Washilah, Kamis (18/12/2025).

Talkshow yang digelar pada Rabu kemarin mendatangkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Rahma Amin dari Rumah Jurnalis Perempuan (RJP) dan Gita Puspa Oktaviola yang merupakan Koordinator Divisi Gender, Anak, dan Kelompok Marginal AJI Makassar.

Dalam pemaparannya, Rahma, mengatakan bahwa mayoritas korban kekerasan berbasis gender adalah perempuan, terlebih jika mengarah pada seksualitas, baik secara langsung ataupun secara online.

“Semua bisa menjadi korban kekerasan, baik laki-laki maupun perempuan, tapi perempuan sering menjadi korban kekerasan yang mengarah ke seksualitas,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa kekerasan berbasis gender terlebih dalam ranah online kerap kali menargetkan jurnalis perempuan karena dinilai sebagai kelompok yang paling lemah.

Senada dengan itu, Gita, menekankan pentingnya kesadaran juga kepedulian terhadap isu KBGO dan mengajak peserta untuk lebih peka terhadap isu tersebut.

“Kita harus lebih peduli lagi terhadap KBGO, kita harus lebih peka dan harus bisa mengidentifikasi korban-korban yang terdampak,” jelasnya.

Salah satu peserta, Aly, mengatakan bahwa kegiatan ini hadir sebagai penumbuh kesadaran akan pentingnya memahami kekerasan yang dialami oleh gender dalam media sosial.

“Di tengah maraknya pemberitaan yang mendiskriminasi gender, kegiatan ini justru hadir sebagai penumbuh kesadaran untuk memahami kekerasan berbasis gender,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya untuk tiap individu yang berkecimpung di media sosial agar lebih memahami isu KBGO.

Penulis: Redaksi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami