Peraih Medali PIONIR 2017 Akan Diberi Bonus Oleh Kemenag

Facebook
Twitter
WhatsApp
Maskot POINIR VIII 2017

Washilah – Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (PIONIR) VIII 2017 telah usai pekan lalu, Para peraih medalipun akan diberi bonus oleh Kementrian Agama (Kemenag).

Kementerian Agama akan memberi bonus sebagai wujud apresiasi kepada mahasiswa yang berhasil menyabet gelar juara. Hal ini dikuatkan dengan pernyataan WR III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof St Aisyah MA saat di tanya lebih lanjut terkait hal tersebut dalam acara Penarikan secara resmi para peserta PIONIR 2017 di Rektorat Lt. I, Kampus II. Senin (08/05/2017).

“Kementerian Agama (Kemenag) memberi bonus berupa uang yang akan di transfer langsung ke rekening mahasiswa tanpa perantara dari universitas, sebagai wujud apresiasi” ujarnya.

Oleh karena itu, Prof Aisyah menghimbau bagi peraih medali tahun ini agar mengumpulkan nomor rekening masing-masing ke Bagian Kemahasiswaan, untuk mendapat bonus langsung dari Kementerian Agama (Kemenag) atas prestasi mereka pada ajang PIONIR di Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UINAR), Aceh.

Sebelumnya, pada PIONIR VII tahun 2015 lalu, Wildan peraih medali perunggu pada PIONIR VII, mengaku masuk kedalam daftar penerima bonus dari Kemenag, namun dirinya tidak menerima dana apapun.

“Saya peraih mendali perunggu cabang olahraga catur, awalnya anggapan saya, medali perunggu tidak mendapat bonus, tapi setelah saya bertanya beberapa teman kontingen PIONIR VII yang meraih medali perunggu ada yang dapat, tapi memang di antara kami ada yang dapat bonus dari Kemenag dan ada juga yang tidak,” ungkap Mahasiswa Jurusan Jurnalistik tersebut.

Prof Aisyah angkat bicara perihal tersebut dengan mengatakan, terjadi kesalahan administrasi, sehingga ada beberapa mahasiswa yang tidak menerima bonus dari Kemenag.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal tersebut merupakan kesalahan teknis, Kemenag meminta agar proses dilakukan secepat mungkin, namun proses pengiriman data administrasi lamban sehingga Kemenag tidak mentransfer dana yang menjadi bonus kepada mahasiswa yang telah berhasil menorehkan prestasi mereka.

Oleh karena itu, diimbau agar mahasiswa peraih medali segera mengumpulkan nomor rekening mereka ke Bagian Kemahasiswaan agar hal yang dialami Wildan tidak terulang kembali.

Sementara jumlah nominal rupiah yang diterima mahasiswa dari Kemenag belum diketahui secara pasti, sebab Kemenag sendiri yang langsung mentransfer ke reking masing-masing mahasiswa.

Namun Ketua Tim Cabang
Olahraga Silat Taufik Hidayat menerangkan, dua tahun lalu dikabarkan peraih medali emas mendapat bonus sebesar Rp 3.000.000 dan peraih medali perak mendapatkan bonus sebesar Rp 2.000.000.

Prof Aisyah menambahkan, mahasiswa yang menjadi delegasi kontingen UIN Alauddin Makassar dalam ajang PIONIR VIII, seluruhnya dijanjikan beasiswa dari masing-masing fakultas.

Penulis: Epi Aresih Tansal
Editor: Erlangga Rokadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami