ETNO FUN 2026: Game-Based Learning untuk Menghidupkan Budaya melalui Permainan Tradisional

Facebook
Twitter
WhatsApp
Suasana kegiatan Etno Fun 2026 yang berlangsung di Sekolah Pesisir Pelabuhan Paotere, Minggu (5/4/2026). | Foto: Istimewa.

Washilah — Komunitas Etno Adventure adakan kegiatan Etno Fun 2026 yang dilaksanakan di Sekolah Pesisir Pelabuhan Paotere, Minggu (5/4/2026).

Founder Etno Adventure, Ahmad Yusuf Suandi menegaskan bahwa program ini berfokus pada pemberdayaan pemuda sebagai penggerak kegiatan sosial dan edukatif di masyarakat.

“Program ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menghidupkan kembali aktivitas pembelajaran di sekolah-sekolah dengan keterbatasan sistem pembelajaran,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya mendorong kreativitas anak. Tetapi juga melatih kemampuan kerjasama, kepercayaan diri, serta meningkatkan pemahaman terhadap budaya lokal.

Ketua Pelaksana Etno Fun 2026, Juan Truli Paelongan berharap program tersebut memberikan manfaat yang lebih luas sebagai upaya membangun pendidikan yang berkarakter dan berbudaya.

“Kami berharap dapat menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian generasi muda terhadap kekayaan budaya bangsa,” katanya.

Kegiatan ini hadir sebagai alternatif pembelajaran yang mengedepankan interaksi langsung, aktivitas fisik, serta penguatan nilai-nilai budaya lokal.

 

Penulis: Naifah Reswara (Citizen Reporter)
Editor: Rhizka Amelia

  Berita Terkait

  Populer

  Iklan

  Tabloid Washilah

Dummy Edisi 6 Maret

  Video

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami