Panggung Bebas Ekspresi Dema U Menyoal Polemik UKT Semester 9

Facebook
Twitter
WhatsApp
Panggung bebas ekspresi Dema U menyoal polemik UKT semester sembilan l Foto: Washilah-Iskar

Washilah – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Alauddin Makassar dan Lembaga Kemahasiswaan (LK) sejajaran Gelar panggung bebas ekspresi terkait polemik UKT semester sembilan keatas di Lapangan Kampus ll, Rabu (12/7/2023).

Selain panggung bebas ekspresi, kegiatan ini diisi pemaparan kajian data yang dimiliki Dema U soal polemik UKT semester sembilan, lapak baca, live musik, pembacaan puisi, dan ditutup dengan konsolidasi.

Saat pemaparan data, Ketua Dema U, Jumardi mengatakan Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 7 tahun 2018 terkait UKT yang jadi acuan UIN Alauddin Makassar tidak melihat kondisi objektif mahasiswa di lapangan.

Menurutnya, mahasiswa semester sembilan keatas harusnya mendapatkan pemotongan UKT. Sebab kata Jumardi, sebagian besar mahasiswa semester 9 keatas tidak lagi melakukan perkuliahan di kelas.

“Yang artinya, mereka seharusnya sudah tidak membayar biaya langsung sebagaimana yang tercantum pada pasal 3 PMA No. 7 2018,” ujar Jumardi.

Ketua Dema Fakultas Adab dan Humaniora, Cici Nurmianti mengatakan mahasiswa semester sembilan keatas bila merujuk peraturan menteri pendidikan seharusnya mendapatkan pemotongan.

“Kalau kita merujuk permendikbud nomor 25 itu diatur secara jelas bahwa bagi mahasiswa semester 9 keatas itu ada pemotongan 50%,” katanya.

Cici menyayangkan tidak adanya regulasi yang permanen soal pemotongan UKT mahasiswa semester sembilan keatas sehingga menjadi polemik setiap tahunnya.

“(Sangat) disayangkan aturan terkait pemotongan UKT tidak ada yang sifatnya permanen. Dimana surat edaran yang dikeluarkan Rektor hanya menyasar pada saat pembayaran UKT semester itu saja,” ucapnya.

Diketahui, Dema U dan LK sejajaran telah melayangkan surat permohonan audiensi kepada pimpinan kampus dan ujuk rasa akan dilakukan Kamis (13/7/2023) besok.

Penulis: Saldi Adrian

Editor: Irham Syahril

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami