FOTO: Hindari Perkawinan Anak, HI Adakan Gender Talks

Facebook
Twitter
WhatsApp

WashilahDepartemen of International Relations UIN Alauddin Makassar adakan Gender Talks dengan mengusung tema “Perempuan Sulawesi Selatan Dalam Perspektif Gender dan Hubungan Internasional” di LT Fakultas Ushuludin dan Filsafat, Jumat (06/01/2023).

Kurang lebih 50 mahasiswa yang hadir dalam acara gender talks ini, dan mayoritas peserta talks adalah mahasiswa Hubungan Internasional (HI).

Nur utamingsih selaku dosen HI yang sedang memegang Mike memandu jalannya diskusi.

Direktur Eksekutif Institute of Community Justice, Warida Syafie, selaku narasumber menjelaskan bahwa kebanyakan anak, baik itu perempuan maupun laki-laki diberhentikan sekolah dan dikawinkan karena persoalan ekonomi. “Bukannya memperbaiki kehidupan sang anak, perkawinan anak akan rentang terkena kasus perceraian dan juga akan mengganggu kesehatan bagi perempuan,” Jelasnya.

Mahasiswi HI, Nadia angkat bicara dalam gender talks ini. Nadia beranggapan bahwa “Anak muda zaman sekarang banyak yang hamil diluar nikah dan berakibat pada perkawinan anak, karena tidak mengetahui bahaya pergaulan bebas, apakah sudah ada upaya siknifikan pemerintah dalam mensosialisasikan bahaya pergaulan bebas?” Tanyanya kepada pemateri.

Warida Syafe beranggapan bahwa pergaulan bebas ini adalah pergaulan beresiko, “Dalam penanganannya sudah banyak program intensif pemerintah, salah satunya pemuda diberi forum pelatihan dan bagaimana cara memanfaatkan waktu luang dengan baik,” tutupnya.

Foto & Teks : Arham (Magang)

Editor : Andi Fahrul Azis

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami