Belajar Menulis Esai Lewat Pelatihan Karya Tulis HMJ MHU

Facebook
Twitter
WhatsApp
Penyerahan sertifikat kepada pemateri, Kurnia dalam Pelatihan Karya Tulis Ilmiah yang dilaksanakan oleh HMJ MHU di Lecture Theater FDK, Rabu (21/09/2022). | Foto : Washilah-Muh Azhar S Putra

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Haji dan Umrah (MHU) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar menyelenggarakan pelatihan karya tulis ilmiah di Lecture Theater FDK, Rabu (21/09/2022). 

Kegiatan yang mengangkat tema “Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Penulisan dan Penyusunan Esai Secara Ilmiah” ini diikuti mahasiswa MHU angkatan 2022.

Salah satu pemateri, Kurnia, mengatakan tujuan penulisan esai adalah untuk meyakinkan para pembaca dan membuat masyarakat menerima pendapat dari penulis. Dalam penulisannya, esai punya struktur tersendiri.

“Mulai dari pendahuluan, mencakup latar belakang atau pernyataan umum dan pernyataan tesis. Lalu ada isi essai atau badan paragraf terdiri dari kalimat topik, fakta atau kalimat pendukung minimal tiga paragraf. Terakhir, ada kesimpulan atau penutup berisi tentang penjelasan ulang terkait ide utama dan saran lanjutan,” tambahnya.

Sebelum menulis esai, kata Kurnia, perlu membaca banyak literatur dan memperbanyak referensi.

“Kemudian tentukan tema, mencari sumber informasinya, lalu menyusun mulai dari pendahuluan, isi, dan kesimpulan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, esai terbagi dalam dua jenis, yaitu esai ilmiah dan esai non ilmiah.

“Esai ilmiah membahas seputar keilmiahan yang dijelaskan dengan penjelasan dan argumentasi yang didasari pada prinsip keilmiahan. Sedangkan esai non ilmiah membahas seputar isu sosial namun secara umum dan general,” papar peraih Speaker International Conference India and South East Asia (ICISA) 2021 itu.

Menurutnya, esai ilmiah tidak menggunakan anekdot atau kata kiasan dan harus berdasar pada temuan data.

“Tidak boleh ada pertanyaan, anekdot atau kiasan dan harus mengarah ke universal, temuan data atau definisi karena prinsipnya yang ilmiah”, tuturnya. 

Kurnia berharap, peserta dapat langsung mengimplementasikan teori yang didapat dari pelatihan tersebut. 

“Semoga ada tulisan yang lahir setelah kegiatan ini,” pungkasnya.

Penulis : Muh Azhar S Putra (Magang)

Editor : Jushuatul Amriadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami