Kembali Lakukan Aksi Tuntutan Kasus Pungli, LK FEBI Temui Titik Terang

Facebook
Twitter
WhatsApp
Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melakukan aksi tuntutan, agar Rektor UIN Alauddin mengeluarkan sanksi kepada pelaku Pungutan Liar (Pungli), Senin (8/2/2020).

Washilah – Lembaga Kemahasiswaan (LK) Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI) kembali menggelar aksi tuntutan atas kasus Pungutan Liar (Pungli) yang terjadi di UIN Alauddin Makassar.

Massa aksi menuntut Rektor UIN Alauddin untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) sanksi terhadap pelaku pungli di FEBI.

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FEBI, Al Mugni mengatakan aksi yang dilakukan bertujuan mengungkit kembali kasus pungli yang tidak terselesaikan.

“Tujuan kami menggelar aksi ini untuk mengungkit kembali kasus yang sudah lama tidak terselesaikan,” ujarnya.

Menaggapi hal itu, Staf Rektor Bidang Publikasi, M Fadlan L Nasurung mengatakan Surat Keputusan (SK) terkait sanksi pelaku pungli akan di rilis esok hari.

“SK (sanksi pungli) nya lagi dibuatkan, mungkin besok akan di rilis,” ucapnya singkat.

Penulis: Ai Shintya Maulidia (Magang)
Editor: Rahmania

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami