#mahasiswatuntutmenagdanrektor Trending Topik di Twitter

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sumber akun Twitter @Anha24Ratu.

Washilah – Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia menggaungkan tagar #mahasiswatuntutmenagdanrektor hingga menjadi trending topik di twitter, Sabtu (6/06/2020) pagi.

Tagar tersebut muncul karena warganet menuntut uang kuliah tunggal (UKT) selama pandemi Covid-19 ini agar diberikan keringanan seiring adanya kuliah daring.

Salah satunya yakni akun @Chindipriswari mengatakan seruan ini bukan hanya sekadar main main agar tranding, namun kata dia Mahasiswa butuh diringankan UKT Semester selanjutnya

“Kepada tuan dan puan yang terhormat. Seruan ini bukan hanya sekadar main-main agar tranding. Namun sungguh, dengan situasi saat ini, mahasiswa juga butuh diringankan. Mohon dengarkan kami, realisasikan potongan UKT!
@Kemenag_RI
@MataNajwa
#mahasiswatuntutmenagdanrektor,” seperti dikutip dari Twitter.

Senada dengan itu, akun @fajaryan_14 meminta Menteri Agama RI dan Rektor sebagai pemangku kebijakan agar menjadi contoh bagi rakyat Indonesia.

“Penguasa berikan contoh yang baik untuk rakyatmu, masa depan Indonesia adalah apa yang kamu tanam sekarang.
#MahasiswaTuntutMenagdanRektor,” sindirnya.

Sementara itu akun @SultanRivandi mengungkapkan sampai saat ini, Mahasiswa PTKIN Seluruh Indonesia belum ada kejelasan pemotongan UKT. Kata eks Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu apakah lembaga kemahasiswaan harus memobilisasi massa yang lebih besar agar direspon. Menurutnya, respon Kemendikbud dan Kemenag berbeda sehingga Kemenag cenderung tidak progresif dan lambat.

“Sampai sekarang juga belum ada kejelasan seperti apa. entah memang apakah harus memobilisasi massa dulu atau gimana. melihat perbedaan respon kemendikbud dan kemenag ini jauh sangat berbeda. kemenag cenderung tidak progresif dan lambat.
#MahasiswaTuntutMenagdanRektor,” ungkap Sultan Rivandi.

Hingga berita ini diterbitkan #MahasiswaTuntutMenagdanRektor menjadi urutan keempat trending topik dan telah 8.221 nge tweet.

Penulis: Muhammad Aswan Syahrin

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami