Tutup PBAK, FEBI Hadirkan Pemateri dari KPA dan WALHI

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sejumlah Mahasiswa Baru (Maba) sedang mengikuti materi yang bertema "Ketimpangan Ruang, Krisis Lingkungan dan Kesadaran Manusia yang Kian Tereduksi," berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar, Rabu (4/09/2019).

Washilah – Penutupan PBAK Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) mengangkat tema “Ketimpangan Ruang, Krisis Lingkungan dan Kesadaran Manusia yang Kian Teredukasi,” yang menghadirkan dua pemateri dari luar kampus. Berlangsung di Aula FEBI, Rabu (4/09/2019).

Panitia PBAK FEBI menghadirkan Rizky Anggraeni Arimbi yang bergelut di organisasi nirlaba Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) wilayah Sulsel, dan pemateri kedua Muhaimin Arsenio selaku staf Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

Rizki Anggraeni Arimbi menjelaskan materinya tentang bagaimana “Produksi Sampah.”

“Kita bisa lebih baik kenapa tidak? Kurangi sampah kemasan, dorong kebijakan kebijakan kampus dengan adanya minuman tanpa kemasan plastik, kita tidak perlu memakai yang tidak penting,” tuturnya.

Dilanjutkan oleh Muhaimin Arsenio yang membawakan materinya seputar “Ketimpangan Ruang Krisis Lingkungan dan Kesadaran Manusia Yang Kian Tereduksi.”

“Seharusnya pemerintah saat ini bisa melindungi masyarakat yang hidup di pedesaan atau perkotaan, ternyata tidak pernah mendapatkan hak kebebasan akibat adanya ketimpangan ruang,” ucapnya.

Penulis: Aulya Febrianti
Editor: Dwinta Novelia

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami