“Lara” Oleh: Reza Nur Syarika

Facebook
Twitter
WhatsApp
www.idntimes.com

Sepagi ini detak jantungku tak karuan
Tetesan air mata tercurahkan
Dalam himpitan dingin kucoba keluar
Melepaskan tubuh dari ketidak pastian

Sepagi ini perempuan menahan lara
Setelah pulang dalam pekat malam
Cibiran tak habis-habis menggrogoti
Mencabit cabit kepercayaan
Menghancurkan segala impian

Sepagi ini kutemuka sebuah keraguan
Setelah menarik nafas yang panjang
Kubutuhkan sebuah ketenangan
Mungkin mati jawabnya

Sepagi ini kuputus asa
Berharap pun tak guna
Berbicara pun tak usah
Nasib perempuan tidaklah mudah

Sepagi ini kunikmati semangku lara
Dan ketidak pastian

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) semester II.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami