Mahasiswa Bercerita

Advertisement

Litbang Washilah

“Lempeng sih lempeng, polos sih polos, tapi kalo dapet tindakan pelecehan perempuan harus lawan dong!” Mia Arsjad

Rangkaian peristiwa kekerasan yang terjadi pada perempuan masih menyisakan luka psikis bagi para korban diluar sana. Contohnya pelecehan seksual yang dialami mahasiswi di perguruan tinggi negeri di Yogyakarta, ini membuktikan bahwa perempuan masih jadi elemen paling rapuh di masyarakat.

Jadi, perempuan harus berani melawan pelecehan dan kekerasan seksual yang terjadi.

Untuk bantu korban pelecehan dan kekerasan seksual yang di kampus yang sering tertutupi karena takut dan malu untuk diketahui. Jadi, Washilah akan riset pelecehan dan kekerasan seksual yang ada di kampus.

Jika kamu pernah mengalami pelecehan atau kekerasan seksual di kampus UIN Alauddin Makassar dan berkenan berbagi cerita, bantu Litbang Washilah mengisi testimoni untuk mendata perbuatan pelecehan dan kekerasan seksual.

Untuk mendesak pihak rektorat buat kebijakan yang berpihak kepada korban pelecehan dan kekerasan seksual di kampus. Cerita dan testimoni bisa dikirim ke email washilahonline@gmail.com batas pengiriman sampai tanggal 4 Mei 2019.

Kerahasiaan informan akan dijamin oleh pihak redaksi Washilah.

Note; Testimoni dilengkapi dengan pernyataan sikap, bahwa testimoni yang dikirim adalah cerita yang dialami sendiri.

Tim Litbang Washilah

Advertisement

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*