Mahasiswa FST Unjuk Rasa Terkait Nilai Tukar Rupiah

Ketua Sema FST, Muhammad Rusli saat menyampaikan orasinya terkait tuntutan ke pemerintah atas melemahnya nilai tukar rupiah dan ketidakstabilan perekonomian Indonesia, di depan Kampus I UIN Alauddin Makassar. Selasa (18/09/2018)

Washilah – Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar melakukan aksi unjuk rasa terkait melemahnya nilai tukar rupiah Indonesia terhadap dolar, di depan Kampus I UIN Alauddin Makassar. Selasa (18/09/2018)

Dalam aksi tersebut mahasiswa FST menyuarakan terkait dengan tidak stabilnya perekonomian Indonesia, terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dolar dan menyerukan pemerintah untuk menekan bahan impor masuk ke Indonesia dan memperluas pasar ekspor.

Koordinator lapangan, Aswar Azmar menyatakan aksi tersebut atas dasar keresahan mahasiswa terhadap perekonomian Indonesia.

“Hari ini kita turun karena keresahan sebagai mahasiswa untuk menuntut standar normalisasi nilai tukar rupiah,” ucapnya.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) FST, Muhammad Erwin mengatakan bahwa negara Indonesia sedang tidak dalam keadaan baik karena nilai tukar mencapai Rp 14.900 terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

“Negara kita sedang tidak baik-baik saja, nilai tukar rupiah mencapai 14.900 dan menyebabkan ketidakseimbangan sumber daya dan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Sementara dalam orasinya ketua Senat Mahasiswa (Sema) FST, Muhammad Rusli mengatakan mahasiswa harus terus menyuarakan suatu kritikan seperti ketidakstabilannya ekonomi saat ini.

“Hari ini mahasiswa membuktikan, kami menyuarakan kritikan terhadap ketidakstabilan ekonomi kepada pemerintah yang tidak pernah adil terhadap rakyat Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rusli mengatakan setelah aksi tersebut kedepannya akan dievaluasi pada forum mahasiswa FST.

Penulis : Viviana Basri
Editor : St Nirmalasari

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*