Mahasiswa Keperawatan UIN Juara II Lomba Debat Nasional

Facebook
Twitter
WhatsApp
Azmil Ihsan, Nurwulan Sari, dan La Ode Agustin Saputra mahasiswa Jurusan Keperawatan yang berhasil meraih juara II pada Ajang Nursing Debate Competition 2017 foto bersama dengan salah seorang juri, di Universitas Airlangga (Unair). Sabtu (01/04/2017)

Washilah – Tiga mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Kesehatan dan Ilmu Kedokteran (FKIK) UIN Alauddin Makassar mengharumkan nama kampus peradaban, melalui Nursing Debate Competition 2017 di Universitas Airlangga (Unair). Sabtu (01/04/2017)

Ketiganya adalah Azmil Ihsan, Nurwulan Sari, dan La Ode Agustin Saputra, Mahasiswa Jurusan Keperawatan yang tergabung dalam organisasi debat kampus; Alauddin Debate Association (AlDebA).

Nursing Debate Competition adalah lomba debat ilmiah bagi mahasiswa keperawatan seluruh Indonesia, yang diharapkan mampu menyalurkan minat dan bakat seluruh mahasiswa keperawatan dan menciptakan bibit-bibit profesi keperawatan yang berprestasi, serta meningkatkan hubungan harmonis antar instansi.

Sebanyak 30 tim dari instansi atau kampus yang ada di Indonesia ikut berkompetisi pada kegiatan tersebut, mereka yang mewakili UIN Alauddin Makassar berhasil meraih Juara ke II, dikalahkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali. Sementara tuan rumah sendiri berada di posisi ke empat.

Azmil Ihsan, mahasiswa angkatan 2014 itu mengaku, mereka bisa menang karena dukungan senior-senior dan dosen pembimbing, walaupun ketiganya sempat menyerah sebelum lomba dimulai.

“Awalnya hampir give up dan hampir batal untuk join, tapi di semangatin lagi sama senior-senior dan dosen pembimbing,” ungakpnya saat di wawancarai melalui Blackberry Massengers. Minggu (02/04/2017) kemarin.

Walaupun telah mengharumkan nama UIN Alauddin Makassar, pihak pimpinan kampus sampai saat ini masih belum memberikan reward dan dukungan dalam bentuk materil.

Azmil, sapaanya akrabnya, mengaku dana yang digunakan untuk ikut andil pada lomba tersebut, merupakan dana pribadi juga dana yang diberikan oleh senior-senior dan dosen pembimbing mereka.

“Karena dana dari rektorat belum keluar,” singkatnya saat ditanya siapa yang menanggung dana lomba tersebut.

Selain itu, Azmil berharap, semoga kedepanya bisa mengikuti lomba tersebut dan mengharumkan nama UIN kembali dan juga pihak kampus bisa lebih mensupport sehingga mereka tidak terhambat pada pendanaan.

Penulis: Erlangga Rokadi

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami