Waspada Narkoba, Mahasiswa KKN Gelar Dialog Interaktif

Facebook
Twitter
WhatsApp
Deklarasi dan dialog interaktif katakan tidak pada narkoba di SMKN 6 Polongbangkeng Utara, Takalar. Sabtu (23/4/2016)
Washilah — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar  angkatan ke- 51 menggelar Deklarasi dan Dialog Interaktif Katakan Tidak Pada Narkoba. Kegiatan tersebut berlangsung di SMKN 6 Polongbangkeng Utara, kabupaten Takalar. Sabtu (23/04/2016).
Kegiatan dengan tema “Desa Sebagai Poros Perlawanan Narkoba” dibuka langsung oleh Wakil Bupati Takalar. Selain itu, deklarasi tersebut dihadiri oleh sekertaris daerah kabupaten Takalar Ir H Nirwan Nasrullah sekaligus sebagai narasumber.
Deklarasi tersebut juga menghadirkan petinggi Takalar diantaranya dari DPRD, Dinas Kesehatan, Kapolres Takalar, dan perwakilan pemuda yaitu Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
“Narkoktika sebagai lahan bisnis paling menggiurkan dan berskala global,” keluh Ir Nirwan.
“Kami perlu bantuan eksekutif untuk membentuk regulasi demi yang menjadi kebutuhan masyarakat, selain Perda narkotika juga Perda miras,” tutur Anggota DPRD Husniar Rahman Dg Tayu dalam materinya.
Ketua umum HMI Cabang Takalar Fadli Akbar selaku perwakilan dari pemuda menambahkan jika untuk meminimalisir tingkat penyalahgunaan narkotika, potensi para pemuda dan remaja harus disalurkan pada kegiatan yang bersifat progres dan positif. 
Muhammad Al-Marif Abdurrazak selaku Koordinator Camat (Korcam) KKN 51 UIN Alauddin Makassar di Polongbangkeng Utara Kab. Takalar mengatakan dalam laporannya bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif langsung oleh KKN 51 UIN Polongbangkeng Utara. Alasannya, karena melihat bahwasannya Indonesia merupakan salah satu negara darurat narkoba.
Sebanyak 350 peserta deklarasi dari sembilan sekolah SMA sederajat Se-kec. Polut, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada di 18 kelurahan dan desa di kec Polongbangkeng Utara Takalar.
Harapan dari dilaksanakan kegiatan ini agar tidak ada lagi yang berurusan dengan narkoba karena terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun. Daya rusaknya luar biasa. Merusak karakter manusia, merusak fisik, dan kesehatan masyarakat, serta dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.
Penulis: Al Qadri
Editor: Sri Wahyu Diastuti

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami