Puisi “Jeritan Hukum Bangsaku”

Facebook
Twitter
WhatsApp
Sumber: Int
Batinku menjerit,
Mempertanyakan hukum di negeriku,
Jiwaku meronta,
Meneriakkan ketidakadilan ditengah bangsaku,

Indonesiaku yang malang,
Masihkah kau kokoh berdiri?
Sementara tubuhmu telah tercabik,
Bahkan jiwamu telah dirampas,

Pancasila kini hanyalah tulisan usang,
Kitab undang-undang hanyalah buku tua yang berdebu.
Hukum adalah mainan para petinggi negara,
Aturannya dibuat oleh wakil rakyat,

Disahkan oleh wakil rakyat,
Lalu di langgar oleh wakil rakyat.
Aku seolah terdampar di negeri yang asing,
Indonesiaku tak seindah rancangan undang-undang,

Juga tak semanis janji kampanye,
Sungguh ironis,
Hukum ditarik ulur oleh penguasa.

Penulis: Nur Asma

Editor: Afrilian C Putri

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami