100 Jt, Dapatkan Akreditasi B

Facebook
Twitter
WhatsApp
Laporan | Burhanuddin
Washilah Online– Dana dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) sebesar seratus juta rupiah yang di berikan kepada seluruh jurusan di UIN Alauddin Makassar tanpa terkecuali termasuk untuk jurusan ilmu komunikasi dari fakultas dakwah & komunikasi. Dana BOPTN tersebut merupakan dana subsidi yang diberikan guna kelancaran kegiatan dari jurusan yang bersangkutan dalam rangka pengembangan kualitas akademik. Menurut Ramsiah Tasruddin, S.Ag., M.Si, ketua jurusan ilmu komunikasi, menjelaskan kalau dana tersebut digunakan untuk membantu kegiatan dari jurusan dalam rangka pengembangan akademik jurusan. “Dana BOPTN ini merupakan rangsangan bagi jurusan yang bersangkutan agar bisa lebih konsen dan eksis dalam menjalankan fungsinya sebagai perpanjangan administrasi dari fakultas, karena dijurusanlah yang merupakan mata rantai adminiatrasi yang memang harus dijaga dan di kelola dengan baik”. Ujarnya.
Pengelolaan dana itu sendiri, semuanya dilimpahkan kepada jurusan agar bisa di kelola sebagaimana mestinya dan disesuaikan dengan kebutuhan jurusan, karena kebutuhan dari setiap jurusan yang ada tidak sama. Selain itu, guna pertanggung jawaban atas penggunaan dana tersebut, maka rincian penggunaan dananya tetap dilaporkan. 
Khusus di jurusan ilmu komunikasi sendiri ada enam rincian program yang di buat, y

ang pertama adalah visitasi yang merupakan bagian dari proses akreditasi jurusan. “Alhamdulillah proses visitasi ini telah berjalan dan juga kita sudah mendapatkan hasilnya dimana jurusan ilmu komunikasi mendapatkan hasil akreditasi B”. Tutur bunda Cia, sapaan untuk ketua jurusan ilmu komunikasi itu. Kedua, adalah seminar nasional yang juga telah dilaksanakan. Kemudian yang ketiga adalah pembuatan buku panduan PPL dan praktikum. “Sebagaimana kita ketahui bahwa selama ini, jurusan tidak memiliki buku panduan PPL, praktikum dan semacamnya, SOP-nya pun juga tidak ada. Nah dengan adanya buku panduan tersebut, diharapkan mahasiswa tidak lagi menghadapi kesulitan pada masa menjelang penyelesaian studinya”. Tandasnya.

Kemudian program yang ke-empat adalah kegiatan penelitian jurusan yang melibatkan berbagai elemen yang ada di jurusan termasuk mahasiswa yang diharapkan juga outputnya bisa bermanfaat bagi jurusan. Program kelima adalah pembuatan data kemahasiswaan dari jurusan ilmu komunikasi, dimana isinya berupa jumlah mahasiswa dari angkatan pertama pada tahun 2008 hingga sekarang di 2013, jumlah yang telah bekerja, yang cuti, jumlah dosen jurusan berikut dengan kegiatan-kegiatannya. Terakhir adalah pembuatan jurnal jurusan. “Kami di jurusan telah sepakat untuk membuat jurnal dengan pimpinan redaksinya oleh pak Anshar Akil dan akan terbit dengan nama –komodifikasi– yang merupakan aliran kritis dari analisis media. Isinya-pun semuanya akan melibatkan tulisan dari dosen jurusan ikom dan juga ada beberapa dari mahasiswa”. Ujarnya. Kemudian semua elemen dari program-program tersebut akan melibatkan semua dosen jurusan di ilmu komunikasi.
Namun dana tersebut tidak langsung dialirkan kejurusan secara sekaligus, namun secara bertahap dimana ketika tiap item yang telah direncanakan mulai akan dijalankan, barulah uang tersebut diberikan kepada jurusan dengan catatan, dana yang dialirkan sesuai dengan program yang ada. Setelah kegiatan terlaksana maka barulah di buat laporan pertanggung-jawabannya. “Semua item kegiatan tersebut sudah hampir selesai, item-item yang dijalankan telah mencapi delapan puluh persen, dimana buku panduan sementara di cetak dan penelitian-pun juga telah berjalan. Batas akhir laporan dari rincian kegiatan adalah pada akhir bulan desember. Satu lagi, semua hasil laporannya transparan”. Ujarnya.
Ia juga menuturkan harapannya agar dana BOPTN tidak terhenti hanya sampai disini tapi tetap bisa ada di tiap tahunnya, karena dengan adanya dana dari BOPTN ini,  akan semakin menambah gairah dan semangat dari berbagai elemen yang ada di jurusan baik dari mahasiswa maupun dosen untuk terus berkarya demi pengembangan akademik dan kualitas jurusan. 

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami