PR III : Pramuka Harus Jadi Figur Keagamaan

Facebook
Twitter
WhatsApp
Jumat, 07 Oktober 2011 | Suryani Musi
UIN Online-Acara Kursus Mahir Lanjutan (KML) yang dipelopori oleh Racana Almaida Gudep Makassar 10.073-10.074 ditutup hari ini, Jumat (07/10/2011). 

Pembantu Rektor III, Drs Gazali Suyuti yang menutup acara KML tersebut mengharapkan agar para anggota pramuka yang dari UIN seharusnya menjadi figur keagamaan di mana pun dia berada.
“Menjadi seorang anggota pramuka, dia seharusnya menjadi figur keagamaan. Ketika pagi seharusnya merekalah yang paling duluan bangun dan langsung pergi azan. Bukan sebaliknya, justru mereka yang dibangunkan oleh kakak pembinanya,” katanya di hadapan peserta KML dari berbagai daerah ini.
Selain itu dia juga ingin bagaiamana para anggota pramuka tersebut bisa menjadi pemimpin. Mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U), BEM Fakultas, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), sampai Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) lainnya di UIN.
“Kalian itu dibina untuk menjadi pemimpin. Kemudian di sebar ke mana-mana. Jangan hanya di pramuka saja terus. Minimalnya jika tidak bisa menjadi ketua harus jadi sekretaris,” ucapnya lagi.
Kegiatan tersebut telah digelar mulai dari tanggal 01-07 Oktober  di samping gedung Lecture Centre (LT) Universitasa Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Dengan membentuk perkemahan. 
Pada awalnya KML tersebut diikuti oleh 31 anggota namun di akhir kegiatan, tinggal 26 peserta. Selebihnnya mereka keluar.
 Beberapa anggota yang menjadi peserta terbaik:
Terbaik I, Marwan Spd dengan nilai 83,25.
Terbaik II, Kardewi dengan nilai 82,10.
Terbaik III, Imam Sarkasi dengan nilai 80,90.
Terbaik IV, Khairil Anwar dengan nilai 80,53.
Terbaik V, Nurhidayah dengan nilai 80, 51.

  Berita Terkait

Pencarian Berita

Lihat Arsip Kami