Dialog Publik Dema FEBI Bahas Wabah Agraria Menyerang Sulsel

Edy Kurniawan Wahid (tengah) Rizki Angriana Arimbi (kiri) saat menyampaikan materi dialog publik bertajuk "Wabah agraria menyerang sulawesi selatan (Sulsel)," Lecture Theater (LT) UIN Alauddin Makassar. Kamis (20/09/2018)

Washilah – Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FEBI dan (Lesbumi) menggelar dialog publik.

Kegiatan tersebut bertajuk “Wabah Agraria Menyerang Sulawesi Selatan (Sulsel),” di Lecture Thetater (LT) UIN Alauddin Makassar. Kamis (20/09/2018)

Ketua Umum Dema FEBI Faras mengatakan kasus agraria sering terjadi di beberapa daerah.

“Seperti yang kita lihat di berbagai daerah saat ini banyak sekali kasus agraria yang terjadi di Indonesia lebih khusus di Sulsel seperti yang kita lihat di berbagai daerah hari ini, Enrekang, dan Bone,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan tanggal 24 November mendatang akan diadakan dialog publik dan turun aksi untuk menyuarakan terkait memperingati hari tani dengan beberapa lembaga-lembaga lain.

Terkait hal itu, Kepala divisi tanah dan lingkungan hidup LBH Makassar, Edy kurniawan wahid mengungkapkan mahasiswa harus kreatif.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan harus kreatif dalam melahirkan jiwa kreatif demi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Salah satu peserta dialog, Agus mengatakan kegiatan terkait kemanusiaan harus terus diadakan.

“Memang kegiatan yang menyangkut kemanusiaan itu harus diadakan terus karna itu bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat itu sendiri,” tuturnya.

Penulis : Ahmadin (magag)
Editor : St Nirmalasari

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*