“Negara Tanpa Status” Oleh Nurhidayah

Ini adalah sebuah pertanyaan besar.
Bagaimana bisa suatu negara hancur ditangan rakyatnya sendiri.
Rusak di bawah kepemimpinan rakyatnya sendiri.
Roboh pendirian di tangan masyarakatnya sendiri.

Negara merdeka, katanya.
Itu hanyalah status yang tak mampu dipertahankan.
Negara yang tak mampu menyejahterahkan rakyatnya.
Negara yang tak mampu membangun perekonomiannya.

Apakah mampu dikatakan sebagai negara merdeka.
Ya, cukup jelas.
Bahwa merdeka itu hanyalah status.
Yang tak mampu dibenarkan .

Merdeka untuk mereka.
Para pemimpin yang duduk nyaman di atas kursi kepemimpiannnya.
Merdeka untuk mereka yang seenaknya memutuskan suatu masalah
Merdeka untuk mereka yang senang mengambil hak sesamanya.

Untuk apa menjadi negara merdeka, yang hanya memerdekakan pemimpinnya.
Dan sekarang.
Kau hidup bagaikan mati.

Dijajah orang yang tak berakal.
Tanah yang merdeka.
Tapi hancur dengan pemikirannya sendiri.
Itulah Indonesia.

Penulis merupakan mahasiswa jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) semester III

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*