HMI Cagora Turun Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM 

Salah satu anggota HMI saat melakukan orasi menolak kebijakan pemerintah tentang kenaikan harga BBM, bertempat dikampus I UIN Alauddin Makassar. Selasa (10/017/2018) 

Washilah – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya (Cagora) melakukan aksi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), bertempat di kampus I UIN Alauddin Makassar. Selasa (10/07/2018)

Dimana terdapat poin utama tuntutan mahasiswa kali ini yaitu meminta kejelasan kepada pihak Pertamina tentang kenaikan harga Pertamaks dan pertalite (non subsidi).

Dalam orasinya ketua bidang perguruan dan kemahasiswaan Cagora Ardiansyah menyampaikan bahwa pasokan premium (subsidi) semakin berkurang dan secara tidak langsung menggiring ekonomi menengah kebawah untuk menggunakan non subsidi.

“Dengan waktu yang bersamaan saat pertamaks dan pertalite naik pasokan, premium (subsidi) semakin berkurang di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) bahkan hampir ada yang tidak memiliki pasokan premium dan secara tidak langsung menggiring masyarakat ekonomi menengah kebawah untuk menggunakan non subsidi,” ujarnya.

Senada dengan itu salah seorang orator Haphap mengatakan bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh presiden Jokowi Widodo membawa dampak yang sangat buruk terhadap kelangsungan hidup Masyarakat Indonesia.

“Dalam hal ini seperti yang telah diatur dalam peraturan Menteri (Permen) energi dan sumber daya mineral jelas mengatakan bahwasanya lembaga penyaluran BBM hanya melaporkan dan tidak perlu mendapatkan izin dari pemerintah,” ucapnya.

Ia menambahkan PT Pertamina harus mengeluarkan rilis satu kali 24 jam ke beberapa pihak pertamina yang telah disebutkan namanya tidak mengklarifikasi kepada pihak pertamina maka akan terjadi aksi selanjutnya.

 

Penulis : Sulastri (Magang)

Editor: St Nirmalasari 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*