Saatnya Memilih Pemimpin yang Bijaksana

Milda Mansyur

Oleh : Milda Mansyur

Tak terasa waktu cepat berlalu, kini masyarakat antusias menyambut kedatangan calon pemimpin yang baru. pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah 2018, seakan memperkenalkan kepada masyarakat bahwa inilah calon kandidat yang akan memimpin daerah lima tahun kedepan.

Harapan demi harapan serta janji yang akan diwujudkan seakan memberikan warna di pesta demokrasi, namun pandaikah kita untuk menyikapi akan semua itu?

Di hari ini tentu sudah ada nama calon pemimpin yang akan kita pilih pada pemilihan itu. Nama para kandidat terpampang jelas di baliho dengan gambar yang tegap di pinggir jalan, mengharapkan suara dan dukungan dari masyarakat.

Calon pemimpin yang tegas, cerdas dan bertanggung jawab dalam menyikapi masalah di masyarakat, menjadi sebuah cerminan akan sebuah daerah. Daerah yang maju, aman dan tentram serta masyarakat yang sejahtera menjadi impian semua masyarakat yang bersumber dari seorang pemimpin.

Apalah arti pemimpin yang melontarkan janji yang bertebaran di pesta demokrasi kalau tidak ada satupun yang terwujud.

Apalah arti pesta demokrasi yang menghabiskan lembaran rupiah kalau tak ada satupun yang terwujud. ya, inilah dunia politik dan dunia demokrasi, dengan segala janjinya.

Pertarungan terjadi dari segala arah dan menghalalkan segala cara untuk membeli suara kita. Maka dari itu masyarakat harus pandai memilih siapa yang pantas menjadi pemimpin bukan melihat dari seberapa banyak lembaran rupiah yang dikeluarkan.

Lalu seperti apa pemimpin yang baik? pemimpin yang baik itu pemimpin yang cerdas yang mampu menyelesaikan besar tidaknya suatu masalah yang terjadi di suatu daerah, bukan pemimpin yang hanya memiliki banyak gelar nama, namun memiliki sifat yang tegas dan rasa sosial yang tinggi.

Selain itu pemimpin juga harus memiliki sifat tanggung jawab, dimana sesorang pemimpin dituntut untuk memilih dan bertindak, banyak pemimpin yang menyepelekan tanggung jawab.

Pemimpin baik yaitu pemimpin yang memiliki sifat adil, mampu merangkul semua rakyatnya dan tidak mementingkan satu golongan.

Saat ini merupakan momen yang baik digunakan oleh masyarakat untuk menentukan siapa pemimpin yang baik untuk daerahnya, momen dimana masyarakat melihat wajah baru pemimpin daerah dan negeri, dan sudah saatnya pemimpin yang baik yang memimpin.

 

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) semester IV

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*