“Negeriku Yang Malang” Oleh Sri Resky Laura Fajriyanti

Sumber Ilustrasi : Republika.co.id

Kata orang.
Negeriku kaya nan elok.
Namun.
Keelokannya bak nyanyian tidur.

Negeriku seolah ditelan bulat-bulat.
Rakyatku kian tersesat tipu muslihat.
Sedangkan si mulut manis kian bergelimang.

Siapa yang harus bertanggung jawab?
Sang pengambil kebijakan.
Yang menjadikan negeriku hamba pengemis hutang.
Ataukah generasi muda yang hanya tahu hidup boros berasaskan gengsi?

Rasa malu menjadikan kita tak ingin dianggap negeri miskin.
Tak berharta.
Hingga membuat kita menjadi pengemis hutang di hadapan dunia.

Lalu?
Kemanakah negeri yang kaya nan elok itu?
Oh negeriku yang malang.

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan komunikasi (FDK) semester II

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*