“Merundung Rindu IBU” Oleh Asdar

Internet

Tertatih mengejar mimpi, demi hidup yang lebih baik.
Berpisah dengan keluarga nanjauh diseberang sana.
Hidup sendiri tidak semudah yang dibayangkan.
Tapi ku tetap tegar, demi mewujudkan apa yang menjadi impiku.

Ketika bulan Ramadan menampakkan hilalnya.
Suasana berbeda mulai menyelimuti setiap malam ini.
Yang dulu hidup dengan lantunan merdu ibu.
Kini tak lagi terdegar di telinga.

Resah hati ini, ingin bergegas pulang kekampung halaman.
Namun kewajibanku tidak boleh dilalaikan.
Mengingat peluh yang engkau cucurkan, demi melihatku berdiri disini.
Kupun harus berjuang, untuk melihat senyum indahmu ketika ku memakai togah itu.

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Hukum Pidana dan Ketatanegaraan (HPK) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) semester IV

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*