“Inginlah Pulang Sang Pejuang” Oleh Ekha Rahmadani

Internet
Panas terik hari ini.
Terbakar rasanya kulit ini.
Diiringi ibadah puasa.
Dan Haus pun mulai terasa.Tapi.
Panas ini terasa mendung.
Dan Haus ini terasa hilang.Tatkala.
Gendang halaman kampung mulai terngiang.
Terdengar nyanyian rindu sang pejuang.
Rindu yang telah lama terkurung.
Terkurung dalam sangkar perjuangan.Inginlah pulang sang pejuang.
Nikmati haru kehangatan.
Indahnya ibadah puasa.
Bersama keluarga dengan bahagia.

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Ilmu politik Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik (FUFP) semester II

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*