Gelar Seminar, HMJ AFI Angkat Tema Pemimpin Dalam Kacamata Filsafat

Pembukaan dialog pada seminar yang di gelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Aqidah Filsafat Islam (AFI) Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik (FUFP) UIN Alauddin Makassar, bertajuk "Pemimpin Dalam Kacamata Filsafat," berlangsung di Lecture Teatre (LT) FUFP. Jumat (22/06/2018)

Washilah – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Aqidah Filsafat Islam (AFI) Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik (FUFP) UIN Alauddin Makassar gelar seminar bertajuk “Pemimpin Dalam Kacamata Filsafat,” berlangsung di Lecture Teatre (LT) FUFP. Jumat (22/06/2018)

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Musyarawah Wilayah (Muswil) Lingkar Mahasiswa Filsafat Indonesia (Limfisa).

Dalam sambutannya Muhaemin berharap adanya solusi dalam Muswil tersebut.

“Dengan kegiatan musyawarah yang akan digelar ini, para mahasiswa FUFP khususnya jurusan Akidah Filsafat dapat memberikan solusi dalam berpolitik,” ucapnya.

Terkait hal tersebut Guru besar Pemikiran Islam UIN Alauddin Makassar Prof Qasim menjelaskan, filsafat adalah kebutuhan yang primer dan inti, jika hal tersebut diketahui oleh orang-orang maka hidup akan mudah begitu pula dengan kepemimpinan.

“Pemimpin itu harus sehat, sehat pikiran, kuat, pintar, suka terhadap ilmu pengetahuan, dan suka pada keadilan. itu syarat pemimpin dan pemimpin tidak harus beragama islam, begitulah pandangan filsafat,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wahyuddin Halim dalam ulasannya menyatakan ada enam langkah dalam memilih pemimpin agar masyarakat sadar akan politik masa kini.

“Jadi ada enam langkah agar kita menjadi masyarakat yang sadar akan politik yaitu, meningkatkan kualitas literasi politik, pemahaman tentang konstitusi dan regulasi, kemampuan menyampaikan aspirasi lewat orasi atau demonstrasi, partisipasi dalam pesta demokrasi, konstribusi dalam proses legislasi, dan yang terakhir aktif mengevaluasi kinerja kekuasaan,” katanya.

Lanjut ia menambahkan bahwa pemimpin adalah cerminan masyarakatnya sendiri, yang baik akan memilih yang baik.

 

Penulis : Viviana Basri

Editor : St Nirmalasari

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*