“Dosa Kelam” Oleh Dyan Eka Haeriani

Internet

Larut malam hari
Jejak membekas di lumpur hati
Aku terpaku memikirkan takdir

Ya Rabbi..
Sudah sekian detik ku tak sujud di sajadahmu
Sudah sekian detik ku tak berbagi zakat
Sudah sekian detik ku tak menunaikan puasa

Kebodohanlah membuatku seperti ini
Salahku membuat aku begini
Dosa kelam karena khilafku

Al-‘Afuw
Adakah setitik cahaya untuk ku?
Dapatkah ku memohon ampun padamu?
Walau ku pendosa besar

Kealpaanku dalam sujud
Tidak kearifanku dengan Al-Quran
Kelakuan ku yang simpang

At Tawwab
Dosa setinggi Annapurna
Pendosa yakin akan ampunan-Mu
Dan Engkau menunjukkan kepadaku
Menunjukkan jalan lurus-Mu

Dimana kealpaanku berakhir nanti
Hanya menunggu takdir dari-Mu
Saat nadiku berdetik kencang
Aku mohon pada-Mu
Ampunilah aku

Al-Ghaffar
Walaupun taubat sering ku pungkiri
Namun ampunan-Mu tak pernah bertepi
Sekarang kunantikan azan-Mu
Ku bayar kealpaanku
Memohon ampun atas nistaku

Karena itulah sifat sebaik-baik umat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*