Lembaga Kemahasiswaan Adakan Audiensi Bersama Pimpinan Kampus

Dema-U, Askar Nur, saat menyampaikan aspirasi terkait persoalan mahasiswa yang terlambat membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dalam audiensi bersama pimpinan kampus. Selasa (13/03/2018)

Washilah – Lembaga Kemahasiswaan (LK) mengadakan audiensi kepada civitas akademika terkait kebijakan administrasi kampus, berlangsung di Gedung Rektorat Kampus II UIN Alauddin Makassar. Selasa (13/03/2018)

Terkait isu mahasiswa yang terlambat membayar Surat Persetujuan Pembayaran  (SPP), Dewan Mahasiswa Universitas (Dema-U) bersama ketua LK sejajaran, serta mahasiwa terkait, bersikeras meminta kebijakan kepada pimpinan kampus.

Dalam audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik prof Mardan, WR II Bidang Administrasi Umum dan Perencanaan Keuangan prof Lomba sultan, WR III Bidang Kemahasiswaan Prof Siti Aisyah, dan Kepala Biro Administrasi Akademik Dra Hj Nuraeni Gani.

Dema-U, Askar Nur meminta pemakluman dari birokrat terhadap mahasiswa yang terlambat membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) karena adanya pertimbangan lain.

“Saya meminta agar teman-teman dimaklumi yang terlambat membayar, dikarenakan faktor ekonomi, serta daerah yang terpencil,” pintanya.

WR III bagian Kemahasiswaan prof Siti Aisyah menekankan tidak ada kebijakan lagi mengenai keterlambatan pembayaran UKT, Menurutnya faktor ekonomi bukan menjadi alasan.

“Ini hanya persoalan komunikasi bukan murni keuangan, seandainya ia mengkonfirmasi terlebih dahulu, kita bisa fasilitasi dengan para dosen bisa patungan,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil audiensi, pimpinan kampus tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak. Sehingga untuk selanjutnya akan diadakan Rapat Pimpinan (Rapim) guna menindaklanjuti permasalahan tersebut.

Penulis : Hikmah (Anggota Magang)/ Suhairah

Editor : Anugrah Ramadhan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*